Industri Pariwisata di Belitung Lesu Karena Harga Tiket Pesawat Kelewat Mahal

Hingga akhir tahun 2019 ditargetkan sektor pariwisata Belitung bisa mendatangkan 500.000 wisatawan.

Industri Pariwisata di Belitung Lesu Karena Harga Tiket Pesawat Kelewat Mahal
Manggalani Ukirsari/ NationalGeograpic.co.id
Keindahan pasir putih di Pulau Lengkuas, Belitung. (Manggalani Ukirsari/NGI (Manggalani Ukirsari/ NationalGeograpic.co.id) 

Terkait wisatawan mancanegara, Agus mengamati jumlahnya masih sangat kecil. Sejauh ini sebagian besar wisatawan yang menginap di Hotel Santika masih 90% wisatawan lokal. 

Baca: Warga Demak Heboh oleh Kemunculan Sumur Tiban yang Mendadak Keluarkan Air di Musim Kemarau

Isyak sepakat bahwa jumlah wisatawan mancanegara masih sangat kecil dan dominasi oleh backpacker.

Diharapkan, hadirnya maskapai Air Asia yang membuka penerbangan ke Belitung dari Malaysia sejak awal Oktober ini dapat menjadi pendorong.

Pemandangan dari mercu suar di Pulau Lengkuas. (Manggalani Ukirsari/NGI
Keindahan pasir putih di Pulau Lengkuas, Belitung. (Manggalani Ukirsari/NGI (Manggalani Ukirsari/ NationalGeograpic.co.id)

"Baru lima hari terbang, rata-rata sudah 60% hingga 70% okupansinya," jelas Isyak lagi.

Direncanakan pula pada April tahun depan akan ada maskapai Jet Star dari Singapura yang akan membawa keberangkatan wisatawan dari Singapura.

Laporan Reporter: Kenia Intan
Artikel ini tatang di Kontan dengan judul Harga tiket pesawat naik, pariwisata di Belitung lesu

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved