Sebagian Produk Perikanan Indonesia Sulit Masuk Pasar Global Karena Ini

“Produk perikanan Indonesia masih belum dapat diterima di pasar dunia,” ujar Maman Hermawan

Sebagian Produk Perikanan Indonesia Sulit Masuk Pasar Global Karena Ini
TRIBUNNEWS/REYNAS
Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya ManusiaKementerian Kelautan dan Perikanan Maman Hermawan saat membuka seminar nasional industri perikanan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Maman Hermawan menyatakan potensi produk perikanan Indonesia yang sangat besar belum semuanya dapat diterima masuk pasar global.

Hal itu terbukti dari mayoritas nelayan masih hidup di bawah garis kemiskinan.

“Produk perikanan Indonesia masih belum dapat diterima di pasar dunia,” ujar Maman Hermawan saat membuka seminar nasional di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Menurut dia, sempitnya lapangan pekerjaan merupakan masalah yang belum terpecahkan, ditambah rendahnya penyerapan tenaga kerja oleh dunia usaha dan dunia industri.

Sumber daya manusia khususnya nelayan tidak memiliki keterampilan yang memadai. “Sistem pengelolaan perikanan masih lemah dan menjadi permasalahan dalam mewujudkan perikanan berkelanjutan.”

Baca: Cerita Lengkap Nyasarnya Bus Sudiro Tungga Jaya di Tepi Jurang Hutan Wonogiri

“Seharusnya potensi sumber daya kelautan dan perikanan dapat kita manfaatkan secara optimal untuk menciptakan lapangan usaha, menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Maman.

Baca: Keluarga Janda di Sragen Hajatan Nikahkan Anaknya, Tak Ada Tetangga yang Datang Hanya Gara-gara Ini

Melalui seminar nasional ini dia berharap kegiatan penelitian sosial ekonomi yang memiliki peran strategis dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk mengatasi aneka problematika di industri sektor perikanan Tanah Air.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved