Lulusan STAN Dapat Jatah Prioritas di Luar Kementerian Keuangan

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto mengatakan, lulusan STAN dapat jatah prioritas di luar Kemenkeu sebagai bagian program Leaders Factory.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menandatangani nota kesepahaman (MoU) penempatan lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN tahun 2019 di 32 kementerian atau lembaga.

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto mengatakan, lulusan STAN dapat jatah prioritas di luar Kemenkeu sebagai bagian program Leaders Factory.

'Penempatan para lulusan PKN STAN ke instansi lain di luar Kemenkeu sendiri merupakan salah satu program Leaders Factory. Program ini diinisiasi Kemenkeu dalam rangka mewujudkan SDM unggul di bidang pengelolaan dan pengawasan keuangan negara," ujarnya di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Selain itu, ia menjelaskan, MoU ini merupakan salah satu persyaratan pengajuan usul formasi lulusan PKN STAN kepada Kementerian PAN-RB.

Melalui MoU ini, komitmen bersama Kemenkeu dan 32 kementerian atau lembaga diharapkan dapat terwujud untuk menjalin kerja sama dalam memperkuat pengelolaan keuangan negara.

Baca: Persiapan CPNS 2019, Begini Tips dan Trik Memilih Instansi dan Formasi Jabatan

“Mereka (lulusan PKN STAN) berasal dari seluruh Indonesia, sehingga ditempatkan di manapun, mereka diharapkan dapat membangun kebersamaan sebagai duta persatuan," kata Hadiyanto.

Tahun ini lulusan PKN STAN yang akan memulai tugasnya di berbagai kementerian atau lembaga merupakan lulusan program Diploma I Kebendaharaan Negara, Diploma III Manajemen Aset, dan Diploma III Akuntansi dengan total sebanyak 622 orang lulusan.

Para lulusan tersebut akan menduduki jabatan di bidang pengelolaan keuangan negara, antara lain sebagai auditor, pengelola keuangan, verifikator keuangan, dan pengadministrasi keuangan.

Alokasi lulusan PKN STAN ini dilakukan dengan memperhitungkan kebutuhan SDM di internal Kemenkeu dan kementerian atau lembaga terhadap lulusan PKN STAN dibanding jumlah lulusan yang tersedia.

"Penyebaran lulusan PKN STAN ini diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pengelolaan serta pengamanan keuangan negara di tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan pada seluruh instansi pemerintah," pungkas Hadiyanto.

Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved