PKS Minta Pemerintah Minta Regulasi Impor Menjadi Berbasis Tarif

Menurutnya, terdapat beberapa kelemahan yang harus segera dibenahi oleh Presiden Jokowi pada periode kedua pemerintahannya

PKS Minta Pemerintah Minta Regulasi Impor Menjadi Berbasis Tarif
Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI IMPOR - Seorang kuli angkut menata tumpukan karung beras di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (9/1/2018). Pemerintah menegaskan tidak akan mengimpor beras umum atau medium meski stok di gudang Bulog kurang dari 1 juta ton. Pasokan beras ini dirasa masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional, termasuk untuk bantuan sosial beras keluarga sejahtera (rastra). Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI dari Fraksi PKS Amin Ak mengatakan pemerintah hingga saat ini belum bisa selesaikan masalah impor.

Menurutnya, impor yang dilakukan pemerintah masih tidak tertata.

PKS: Menag Sudah Tua, Tidak Tahu Celana Cingkrang Jadi Gaya Anak Muda

Pernyataan Amin tersebut tekait dengan Perintah Presiden Jokowi kepada Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto untuk mengurangi impor dan meningkatkan ekspor guna menekan defisit neraca perdagangan.

"Padahal impor yang tidak tertata dengan baik merugikan industri dalam negeri, dan juga bisa mematikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu, (2/11/2019).

Menurutnya, terdapat beberapa kelemahan yang harus segera dibenahi oleh Presiden Jokowi pada periode kedua pemerintahannya.

Pertama, belum adanya peta jalan (road map) impor khususnya untuk beberapa komoditas strategis.

Kedua, belum adanya data yang benar-benar dapat dijadikan acuan untuk membuat kebijakan impor.

“Data antar kementerian dan juga Badan Pusat Statistik (BPS) sering berbeda sehingga menimbulkan kebijakan yang berbeda antar instansi Pemerintah,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved