Direktur Keuangan Jasa Marga: Semua Tol Tidak Merugi karena Bicara Investasi

Pembangunan ruas-ruas jalan tol baru telah menyumbang pertumbuhan Aset dari sisi Hak Pengusahaan Jalan Tol Perseroan

Direktur Keuangan Jasa Marga: Semua Tol Tidak Merugi karena Bicara Investasi
WARTA KOTA/adhy kelana
NYEBERAANG DI JALAN TOL- Seorang pedagang asongan nekat nyeberang melintas jalan Gatot Subroto, Kamis (3/10/2019). Dia tidak mengindahkan keselamatan dirinya dan juga pengendara di jalan tol yang melintas. Warta kota/adhy kelana/kla 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat ebitda operasional sebesar Rp5,00 triliun atau tumbuh sebesar 16,9 persen dibandingkan dengan kuartal III tahun lalu.

Hal itu dipaparkan Direktur Keuangan Jasa Marga, Donny Arsal saat media briefing di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Donny juga menyebut revenue perusahaan (pendapatan usaha di luar konstruksi) mencapai Rp7,96 naik 11,6 persen secara year-on-year.

“Jadi tidak ada itu terminologi Jasa Marga merugi. Semua ruas tol tidak ada yang merugi karena kita bicara investasi dan pengembalian hasil,” ucapnya.

Kinerja positif Perseroan berhasil dipertahankan dengan melakukan efisiensi pada Beban Usaha serta peningkatan Pendapatan Usaha di Luar Konstruksi yang berdampak positif pada kenaikan margin Ebitda.

Pertumbuhan positif tersebut ditopang dari kontribusi Pendapatan Tol sebesar Rp7,36 triliun, di mana Pendapatan Tol tumbuh sebesar 10,9 persen dibandingkan Kuartal III tahun 2018.

Dari total Pendapatan Tol tersebut, kontribusi Pendapatan Tol di ruas-ruas yang dioperasikan oleh Anak Usaha Perseroan yaitu sebesar 17,5 persen, tumbuh dibandingkan kontribusi pada Pendapatan Tol Kuartal III tahun lalu yaitu sebesar 13,8 persen.

Baca: Kepala BKPM: Jateng Provinsi Terfavorit Investasi

”Kenaikan kontribusi tersebut merupakan dampak positif dari pengoperasian jalan tol baru dan kesuksesan Perseroan dalam menyambungkan jaringan Jalan Tol Trans Jawa pada akhir tahun 2018,” jelasnya.

Pembangunan ruas-ruas jalan tol baru telah menyumbang pertumbuhan Aset dari sisi Hak Pengusahaan Jalan Tol Perseroan sehingga Total Aset Perseroan pada Kuartal III tahun 2019 tercatat sebesar Rp94,27 triliun atau tumbuh sebesar 14,4 persen dari tahun 2018.

Hingga kuartal III 2019, Jasa Marga berhasil mengoperasikan jalan tol sepanjang 1.041 Km dengan penambahan panjang jalan tol baru di tahun 2019 sepanjang 41,46 Km.

Jalan tol yang beroperasi di tahun 2018 antara lain Medan Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi VII (Sei Rampah-Tebing Tinggi) sepanjang 9,26 Km, dan Pandaan Malang Seksi Pandaan-Singosari sepanjang 30,6 Km, serta akses Jalan Tol Gempol-Pandaan sepanjang 1,6 Km.

Beberapa proyek jalan tol yang sedang dalam tahap pembangunan dan ditargetkan akan selesai pada tahun ini yaitu Proyek Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi Singosari-Malang, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, dan Proyek Jalan Tol Serpong-Kunciran.

”Jasa Marga terus menjaga komitmen dalam melakukan percepatan pembangunan jalan tol guna mendukung rencana Pemerintah agar mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah,” urai Donny.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved