Smart Bank Diprediksi Akan Muncul karena Disrupsi Digital

Peralihan dari tenaga manusia ke robot di idnustri perbankan kemungkinan belum bisa terwujud dalam waktu dekat.

Smart Bank Diprediksi Akan Muncul karena Disrupsi Digital
TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Gelaran CSR Berkelanjutan Maybank Indonesia dalam rangkaian Maybank Marathon Bali 2019 di Taman Bhagawan, Nusa Dua, Bali, Sabtu (7/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria memprediksi akan terjadi perubahan pesat terkait pemanfaatan teknologi dalam dunia perbankan terjadi pada 2025 mendatang.

Menurutnya, mungkin saja para pelaku perbankan akan menerapkan sistem yang berbeda dalam berbisnis, karena saat ini memasuki era disrupsi digital.

Segala kemungkinan, menurutnya bisa terjadi, namun ia menilai peralihan dari tenaga manusia ke robot kemungkinan belum bisa terwujud dalam waktu dekat.

"Nanti 2025 perbedaan mungkin di cara bank melakukan bisnis. Apakah akan berubah CS jadi robot, teller jadi robot, tak ada human interestnya, saya pikir ini masih terlalu jauh," ujar Taswin, di Indonesia Banking Expo (IBEX) 2019, di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019).

Taswin tidak memungkiri perkembangan teknologi sudah sangat pesat dan mulai merambah ke sektor perbankan.

Tren transaksi perbankan pun mulai mengalami pergeseran di mana para nasabah bank lebih memilih bertransaksi menggunakan e-banking maupun mobile banking yang praktis.

Kendati demikian, ia meyakini masih banyak hal dalam sektor satu ini yang membutuhkan tenaga manusia.

"Sekarang teknologi programing begitu tinggi, tapi semua teknologi tak semuanya digunakan manusia, karena di sana ada human privilege. Misal sekarang kita lihat mengetik itu dulu pakai mesin tik, sekarang pakai laptop tapi pekerjaan mengetik masih ada," kata Taswin.

Sehingga ia menekankan pekerjaan yang melibatkan manusia tentunya masih akan terus menjadi bagian dalam bisnis perbankan di masa mendatang, tanpa menghilangkan penerapan teknologi.

Karena ia memprediksi kedepannya para pelaku perbankan akan menerapkan teknologi pada fungsi-fungsi manual.

"Jadi elemen human privilege ini masih menjadi bagian bisnis bank ke depan. Tapi bank ke depan harus berubah menjadi smart, teknologi mungkin ke depannya akan menggantikan fungsi-fungsi manual," kata Taswin.

Taswin menambahkan, beberapa kegiatan yang melibatkan manusia seperti layanan konsultasi tentunya tidak bisa digantikan robot, kemungkinan bank akan hybrid menjadi smart bank di masa depan.

"Kontribusi perbankan seperti yang disampaikan Presiden (Jokowi), mungkin ke depan kalau kita bicara kaitannya dengan teknologi, saya pikir itu peluang terbesar yang ada," pungkas Taswin

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved