Ini Target Wamen Angela Tanoesoedibjo soal Devisa dari Sektor Pariwisata

rencana menaikkan devisa itu karena Kemenparekraf membidik pasar wisatawan kuantitatif yang lebih dominan spending money.

Ini Target Wamen Angela Tanoesoedibjo soal Devisa dari Sektor Pariwisata
Reynas Abdila
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan target devisa negara dari sektor pariwisata bakal meningkat dari 18 miliar dolar AS menjadi 20 miliar dolar AS.

Menurutnya, rencana menaikkan devisa itu karena Kemenparekraf membidik pasar wisatawan kuantitatif yang lebih dominan spending money.

"Menaikkan jumlah wisman berkunjung memang agak sulit tercapai. Tetapi semoga devisa bisa tercapai dan kami optimistis," kata Wamen termuda usia 32 tahun tersebut usai rapat kerja dengan Komisi X DPR, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Baca: Restrukturisasi Kementerian Parekraf Selesai Januari 2020

Baca: Wishnutama dan Angela Tanoesoedibjo Hadiri Diskusi Pariwisata Naik MRT

Angela tidak mengharapkan banyaknya jumlah wisatawan mancanegara dengan angka yang besar, namun tidak memberi dampak devisa.

Karenanya, untuk mendorong tercapainya devisa, Angela mengaku akan mengakselerasi penataan organisasi dan kelembagaan Parekraf serta pengembangan destinasi super prioritas.

Belum Nyaman

Angela Tanoesoedibjo mengaku masih canggung saat ikut rapat kerja perdana dengan para pimpinan dan anggota Komisi X DPR Republik Indonesia.

“Saya merasa masih canggung orang-orang memandang ini masih muda ada di kabinet. Tapi saya melihat di sini ternyata banyak yang muda juga, jadi semangat saya bangga bisa di sini dapat masukan dari para senior,” ucap Angela.

Putri pengusaha konglomerat Hary Tanoesoedibjo ini dikenal sebagai profesional di bidang pertelevisian nasional dan berlatar-belakang pendidikan perguruan tinggi luar negeri terkemuka.

“Saya mengusai berbagai macam bidang ritel, tv, digital. Di situ saya banyak belajar teamwork. Saya seharusnya bisa berkerjasama dengan baik dengan Mas Tama (sapaan Menparekraf). Saya mau suatu produk ada add value dan lainnya," tutur Angela.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved