Empat Pembantu Jokowi Berkumpul Tunggui Pengecoran Jembatan Lengkung LRT Jabodebek
Keempat menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) menghadiri prosesi pengecoran terakhir jembatan lengkung bentang panjang kuningan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Menteri BUMN Erick Thohir berkumpul di lokasi jembatan lengkung persimpangan Jl. HR Rasuna Said dan Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019) pagi.
Keempat menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) menghadiri prosesi pengecoran terakhir jembatan lengkung bentang panjang kuningan pada proyek pelaksanaan pembangunan prasana kereta api ringan (LRT) Jabodebek.
Secara bergantian dimulai dari Menko Luhut, mereka menyendok semen ke jembatan dengan panjang bentang utama 148 meter dan beban pengujian pondasi 4400 ton tersebut.
“Target bisa beroperasi serentak Juni atau Juli 2021. Kan sudah uji coba Cibubur-Cawang, itu kita lakukan enam bulan,” kata Luhut.
Baca: Menteri BUMN Angkat Empat Staf Khusus dari Akademisi dan Profesional
Menko Luhut menambahkan selanjutnya untuk LRT tahap 2 dari Cibubur menuju Bogor diharapkan tidak lagi skema layang.
“Nanti kita inginkan ke depan ini supaya di bawah (trek LRT),” paparnya.
Dalam kegiatan pengecoran terakhir jembatan lengkung LRT Jabodebek, PT Adhi Karya (Persero) Tbk berhasil mencatatkan dua rekor pada Museum Rekor Indonesia.
Pertama adalah Rekor Jembatan Kereta Box Beton Lengkung dengan Bentang Terpanjang dan Radius Terkecil di Indonesia.
Kedua, Rekor Pengujian Axial Statistic Loading Test pada Pondasi Bored Pile dengan Beban Terbesar di Indonesia.
Ketua Rekor MURI Indonesia, Jaya Suprana menyerahkan penghargaan tersebut kepada Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/investasi-luhut-binsar-pandjaitan-menteri-perhubungan-budi-karya-sumadi.jpg)