Peran Agen Bank Harus Lebih Agresif Demi Dorong Inklusi Keuangan

Para agen bank ini tentunya merupakan instrumen yang dianggap mampu mendorong perubahan tersebut.

Peran Agen Bank Harus Lebih Agresif Demi Dorong Inklusi Keuangan
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
SOSIALISASI LAKU PANDAI - Kepala Bagian Informasi dan Dokumentasi Kantor Regional 2 OJK, Novi Cahyono (kanan) dan Product & Customer Experience Head BTPN Wow!, Achmad Nusjirwan Sugondo, menjelaskan program Laku Pandai dalam acara diskusi bertema Laku Pandai: Akses Keuangan Untuk Semua di Kantor BTPN, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Kamis (27/8). Laku Pandai merupakan program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif yang diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhir Maret 2015. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir menekankan pentingnya peningkatan peran agen bank terhadap layanan perbankan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menyadari bahwa saat ini laju pertumbuhan kantor cabang bank memang mengalami perlambatan.

Namun hal ini tentunya tidak mengurangi upaya para agen bank dalam mendorong pemerataan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara peluncuran studi 'CICO Economics in Indonesia' yang digelar Boston Consulting Group (BCG) bekerjasama dengan Microsave Indonesia di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (18/11/2019).

"Kami di Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) mendorong peran agen bank yang lebih agresif melayani masyarakat," ujar Iskandar, pada kesempatan tersebut.

Menjabat sebagai Ketua Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), Iskandar menuturkan bahwa para agen bank ini tentunya merupakan instrumen yang dianggap mampu mendorong perubahan tersebut.

Di Indonesia, mayoritas agen bank terutama agen program Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) melayani 'cash-in cash-out (CICO)' alias isi saldo dan tarik tunai.

Baca: DNKI Umumkan Hasil Survei Inklusi Keuangan, Kepemilikan Akun Tumbuh Cepat di Pedesaan

Sejak Laku Pandai diluncurkan pada 2015 lalu, kata dia, jumlah agen bank naik pesat dalam setahun pertama.

Iskandar menegaskan, melalui CICO, masyarakat pun bisa langsung menyimpan penghasilannya secara aman.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved