Tahun Depan, Kemenhub Sebut Tak Ada Lagi Buku KIR

Dirjen Budi mengakui, buku KIR memang mempunyai banyak kelemahan. Salah satunya adalah tidak adanya pengaman sehingga mudah dipalsukan

Tahun Depan, Kemenhub Sebut Tak Ada Lagi Buku KIR
TRIBUNNEWS.COM/RIA A
Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dan Kapolres Metro Jakut Kombes Pol Budhi Herdi 

Dirjen Budi mengakui, buku KIR memang mempunyai banyak kelemahan. Salah satunya adalah tidak adanya pengaman sehingga mudah dipalsukan.

Saat ini, pihaknya tengah mengganti buku KIR dengan kartu yang ada chip-nya. Dia menjelaskan, Chip ini tidak bisa dibaca oleh sembarang orang, hanya bisa dibaca oleh handphone khusus yang akan diberikan kepada masing-masing Dinas Perhubungan.

"Jadi nantinya pada awal tahun 2020 kami (Kemenhub) akan mengganti buku KIR dengan BLUe. BLUe ini dilengkapi dengan chip yang berisikan tentang data kendaraan. Jadi dengan adanya chip ini nantinya pemalsuan seperti saat ini tidak terjadi kembali," ucap Dirjen Budi.

Ada 72 daerah yang sudah menggunakan BLUe ini, di antaranya adalah Purwokerto, Banyumas, dan Ponorogo.

Selain itu, Budi menegaskan bahwa nantinya pada tahun 2020, semua daerah akan mengganti buku KIR akan diganti dengan BLUe (Buku Lulus Uji Elektronik). Spesifikasi BLUe ini sudah cukup tinggi dan tahun depan akan ditingkatkan lagi.

“Sistem juga akan saya perbaiki dan saya mendorong kepada masing-masing Dishub kalau bisa pemesanan dan pembayaran mulai menggunakan bantuan teknologi IT agar masyarakat menjadi lebih mudah,” kata Dirjen Budi.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved