Menperin Prediksi Perluasan Pabrik Cabot Bisa Serap 300 Tenaga Kerja Baru

Agus Gumiwang Kartasasmita memprediksi perluasan fasilitas produksi PT Cabot Indonesia dapat menyerap hingga 300 tenaga kerja baru.

Menperin Prediksi Perluasan Pabrik Cabot Bisa Serap 300 Tenaga Kerja Baru
Wartakota/Alex Suban
SEREMONI GROUND BREAKING - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Senior VP & President Reinforcment Materials Cabot Corporation (ketiga dari kiri), dan Managing Director Cabot Asia Pacific Sounth dan President Cabot Indonesia Dixy Olyviardy (kelima dari kiri) melakukan prosesi Ground Breaking Cilegon Plant Expansion di Cilegon, Banten, Kamis (21/11/2019). Cabot Indonesia menambah kapasitas produksi tahunan Karbon Hitam hingga 80 ribu metrik ton dengan membangun pabrik baru yang akan beroperasi penuh tahun 2021. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWS.COM, BANTEN - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memprediksi perluasan fasilitas produksi PT Cabot Indonesia dapat menyerap hingga 300 tenaga kerja baru.

"Sekitar 200 sampai 300 tenaga kerja untuk fase pertama ini. Persentasenya harus lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal tentunya," tutur Agus saat ground breaking perluasan kapasitas produksi di Cilegon, Banten, Kamis (21/11/2019).

Baca: Tambah Kapasitas Produksi 80 Ribu Metrik Ton, Cabot Indonesia Gelontorkan Dana Rp 1,3 Triliun

Baca: Tambah Kapasitas Produksi Karbon Hitam, Cabot Indonesia Perluas Pabrik

Baca: Daftar Kenaikan UMK Banten 2020, Terendah Lebak, UMK Cilegon Capai Rp 4,2 Juta

Perluasan kapasitas produksi Cabot Indonesia diprediksi menghasilkan sekira 80.000 metrik ton karbon hitam.

Berdasarkan data dari Kemenperin, kebutuhan karbon hitam di Indonesia mencapai 230 ribu metrik ton.

Saat ini Cabot Indonesia merupakan pemain tunggal karbon hitam di Tanah Air.

Kapasitas produks yang dimiliki Cabot sekarang hanya 90.000 metrik ton.

Jika nantinya perluasan pabrik selesai tahun 2021, Cabot Indonesia akan memiliki kapasitas produksi sebanyak 170 ribu metrik ton.

"Saya optimis dengan pembangunan kapasitas produksi Cabot Indonesia dapat mengurangi impor carbon black," terang Menperin.

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved