Breaking News:

Jangan Panik, Lakukan Hal ini Bila Terlanjur Memakai Pinjaman Online Ilegal

Jasa pinjaman online yang beberapa tahun ini sangat populer di kalangan masyarakat, memang mempunyai kelebihan ketimbang pinjaman konvensional. Contoh

iStock
Saking butuh dana cepat, jadi kecolongan pakai fintech yang ternyata ilegal. 

TRIBUNNEWS.COM - Jasa pinjaman online yang beberapa tahun ini sangat populer di kalangan masyarakat, memang mempunyai kelebihan ketimbang pinjaman konvensional. Contohnya seperti proses pendaftaran yang lebih cepat dan mudah. Oleh karena itu, fintech juga membantu banyak orang untuk bisa memperoleh akses kredit ataupun dana cepat secara online.

Tapi di balik kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan, kalian harus lebih berhati-hati memilih jasa pinjaman online. Karena saat ini banyak sekali fintech ilegal yang menawarkan jasa pinjaman online dengan iming-iming uang akan cair dalam 15-30 menit saja. Memang, uang akan bisa diterima dalam waktu yang singkat, namun dari sinilah awal mula dari permasalahan.

Dengan bunga yang tidak transparan, nasabah bisa membayar 2 kali lipat dari total uang yang dipinjam. Selain itu juga fintech ilegal biasanya menyalahgunakan data nasabah dengan menghubungi teman sekitar, atasan di kantor hingga membuat group Whatsapp jika orang itu telat membayar utang. Mengerikan sekali bukan?

Lalu bagaimana jika seseorang sudah terlanjur memakai layanan fintech ilegal? Tenang dan jangan panik, mari simak 3 cara yang harus dilakukan jika sudah terlanjur memakai pinjaman online ilegal ini.

Baca: Hindari 5 Hal Ini Agar Masa Depan Finansialmu Nggak Ambyar

1. Fokus Menyelesaikan Utang yang Tersisa

Jika sudah telanjur mendapat pinjaman online cepat dari fintech yang ternyata ilegal, sebaiknya segeralah menyelesaikan tagihan yang tersisa sesuai dengan tanggal jatuh tempo. Jangan sampai lewat, karena biasanya fintech pinjaman cepat yang ilegal tidak transparan perihal denda. Makin telat, biasanya akan makin besar jumlah tagihannya.

Begitu pula jika sudah telanjur meminjam ke beberapa fintech ilegal sekaligus atau bahkan menggunakan satu aplikasi untuk menutup utang di aplikasi lain. Yuk, segera berbenah! Setop download atau menggunakan aplikasi fintech tersebut. Mulailah catat seberapa banyak utang yang harus dibayar dan fokus menyelesaikan satu per satu utang yang tersisa di aplikasi-aplikasi tersebut. Berat memang, karena mungkin saja waktu jatuh temponya berdekatan. Namun, apa yang sudah menjadi kewajiban tentu harus diselesaikan.

Jangan berutang lagi untuk menutup utang yang tersisa ya. Usahakan membayar utang tersebut dari dana produktif seperti gaji atau keuntungan bisnis. Jika kepepet, cobalah untuk menjual barang-barang berharga yang ada di rumah demi menutup utang yang tersisa supaya bisa hidup tenang.

2. Jangan Tergiur Tawaran Apapun Lagi

Fintech ilegal juga menawarkan jasa yang sangat tidak relevan seperti penawaran menghapus data pribadi pada database agar kita tidak perlu membayar atau melunasi pinjaman saat ini hingga tawaran diskon pinjaman dengan syarat transfer dana terlebih dahulu dan lain sebagainya.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved