Jokowi Rancang Indonesia Masuk ke Industri Baterai Mobil Listrik

Jokowi menjelaskan Indonesia sangat kaya dengan hasil tambangnya mulai dari nikel dan kolbalt untuk bahan utama industri baterai listrik.

Jokowi Rancang Indonesia Masuk ke Industri Baterai Mobil Listrik
KompasTV
Presiden Jokowi dalam pidato kuncinya di Kompas 100 CEO Forum membeberkan target pemerintahannya selama 5 tahun ke depan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Jokowi tengah merancang peluang Indonesia masuk ke industri baterai mobil listrik.

"‎Kita ingin dalam 2-3 tahun turunan nikel berkadar rendah bisa dijadikan baterai lithium untuk mobil listrik. Strategi bisnis negara sedang kita rancang agar Indonesia jadi hubungan besar bagi industri mobil listrik. Memang arahnya akan ke sana," ujar Jokowi dalam pembukaan Kompas100 CEO Forum tahun 2019 di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).

Baca: ‎Jokowi Ngotot Angka Stunting Harus Turun 14 persen

Jokowi menjelaskan Indonesia sangat kaya dengan hasil tambangnya mulai dari nikel dan kolbalt untuk bahan utama industri baterai listrik.

‎Indonesia juga punya cadangan nikel terbesar nomor satu di dunia. Strategi ini harus dipakai membangun industri mobil listrik.

"Kita sudah kirim menteri untuk mendekati industri besar mobil di Jepang dan Jerman dalam rangka kembangkan lithium," tuturnya.

‎Jokowi menilai sudah seharusnya Indonesia memanfaatkan keunggulan itu, mengolah barang mentah menjadi setengah jadi demi menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved