Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Tolak Pemusnahan 20.000 Ton Beras Bulog

Ketua Umum APPSI, Ferry Juliantono menegaskan para pedagang menolak rencana pemusnahan beras yang hendak dilakukan oleh Bulog.

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Tolak Pemusnahan 20.000 Ton Beras Bulog
IST
ILUSTRASI - Aktivitas bongkar muat beras di kompleks pergudangan Bulog, Banjarkemantren, Buduran, Sidoarjo, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mengkritik keras rencana pemusnahan beras sebanyak sebanyak 20.000 ton yang hendak dilakukan Badan Urusan Logistik (Bulog).

Ketua Umum APPSI, Ferry Juliantono menegaskan para pedagang menolak rencana pemusnahan beras yang hendak dilakukan oleh Bulog.

Dirinya menilai pemusnahan beras yang telah tertimbun selama setahun belakangan itu sangat mubazir.

Mengingat keberadaan beras yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya kalangan pra sejahtera saat ini.

"Kenapa dimusnahkan kalau masih bisa dimakan?," ungkap Ferry dihubungi pada Senin (2/12/2019).

Oleh karena itu, pihaknya bersedia menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Dirinya berharap agar pemerintah dapat menghibahkan beras sebanyak 20.000 ton yang dinilai rusak dan tidak layak konsumsi itu kepada APPSI.

Selanjutnya, beras tersebut katanya akan diolah kembali agar dapat dikonsumsi untuk segera didistribusikan kepada masyarakat tidak mampu.

"Hibahkan saja beras ke APPSI nanti kami yang akan mengolah dan mendistribusikannya. Karena masih banyak rakyat yang membutuhkan daripada dimusnahkan," ungkap

Selain itu, hibah atas beras tersebut katanya dapat menekan pengeluaran negara.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved