Garda Khawatirkan GrabWheels Dimanfaatkan Jasa Kirim Barang Tanpa Hiraukan Keselamatan

Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono berharap pemerintah tegas mengatur GrabWheels atau otoped listrik di jalan raya.

Garda Khawatirkan GrabWheels Dimanfaatkan Jasa Kirim Barang Tanpa Hiraukan Keselamatan
WARTA KOTA/henry lopulalan
PENGUNA GRABWHEELS - Beberapa anak muda sedang menikmati sore hari berputar putar dengan mengunakan GrabWheels di sekitar areal Fx Sudirman, Senayan Jalan Sudriman, Jakarta Pusat, Rabu(13/11/2019). WARTA KOTA/Henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono berharap pemerintah tegas mengatur GrabWheels atau otoped listrik di jalan raya.

Terlebih, tegas dia, GrabWheels bukan masuk kategori kendaraan umum.

”Secara fakta sekarang digunakan di jalan protokol. Setara roda dua tapi tanpa perlindungan dan keamanan. Ini sangat berbahaya. Ini sepertinya akan menambah kisruh lalu lintas kalau diizinkan di jalan protokol atau jalan raya,” kata dia di Jakarta, Senin (2/12//2019).

Di samping itu, dia juga menilai ke depannya ada potensi GrabWheels digunakan untuk jasa pengiriman barang tapi tanpa didukung keselamatan.

”Ini menjadikan kesempatan orang kirim barang buat murah tanpa memenuhi faktor keselamatan. GrabWheels ini untuk hobi atau olahraga. Tidak digunakan di jalan umum atau jalan protokol,” ungkap Igun.

Baca: Bukan Alat Transportasi, GrabWheels Disarankan Beroperasi di Tempat Wisata

Maka itu, dia setuju bila GrabWheels hanya beroperasi di tempat wisata. Caranya dengan dibuatkan zona aman atau jalur khusus skuter listrik di tempat-tempat seperti itu.

”GrabWheels jangan didiamkan karena berbahaya. Berbahaya bagi penggunanya juga pengguna jalan raya lainnya. Apalagi sudah ada jatuhnya korban tewas akibat tertabrak mobil,” tegasnya lagi.

Alhasil, Igun meminta pemerintah untuk bersikap tegas dengan membuat regulasi demi kepentingan orang banyak.

"Pemerintah jangan ragu untuk bikin regulasi. Penyitaan dan denda bisa saja dilakukan sepanjang sudah ada regulasinya," katanya.

Ungkapan Igun tersebut sekaligus merespons hasil survei Grab terkait dengan keberadaan GrabWheels.

Halaman
1234
Penulis: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved