Ini Jadual Lengkap dan Titik Pembatasan Operasional Truk Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pembatasan ini dilakukan selama lima hari pada 20-21 Desember 2019, 25 Desember 2019, 31 Desember 2019 dan 1 Januari 2020.

Ini Jadual Lengkap dan Titik Pembatasan Operasional Truk Saat Libur Natal dan Tahun Baru
HANDOUT
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana memberlakukan pembatasan angkutan barang di jalan tol dan jalan nasional selama periode puncak angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi  mengatakan, pembatasan ini dilakukan selama lima hari pada 20-21 Desember 2019, 25 Desember 2019, 31 Desember 2019 dan 1 Januari 2020.

"Kami memang usaha lakukan upaya meningkatkan kualitas. Apa yang dilakukan di antaranya membatasi operasi mobil angkutan barang tanggal 20,21, 25, 31 Desember, dan 1 Januari," kata Budi saat rapat dengan pendapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Pembatasan operasional kendaraan barang tersebut pada Rabu, 25 Desember 2019 atau hari Natal akan dilakukan di ruas Tol Cikampek-Jakarta (arah menuju Jakarta).

Baca: Menteri Basuki Pastikan Tol Jakarta-Cikampek Layang Gratis sampai Tahun Baru

Sementara pada waktu lainnya, pembatasan dilakukan meliputi di Ruas Tol Jakarta-Merak (2 arah); Ruas tol Jakarta-Cikampek (arah ke Cikampek); Ruas tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi (arah ke Purbaleunyi); Ruas tol Bawen-Salatiga (2 arah); Ruas tol Prof.Soedyatmo tol Bandara (2 arah); dan Ruas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) (2 arah).

Kemudian Ruas jalan Pandaan-Malang (arah ke Malang); Ruas jalan Mojokerto-Caruban (2 arah); Ruas jalan Probolinggo-Lumajang (arah ke Lumajang); Ruas jalan Denpasar-Gilimanuk (arah ke Denpasar); Ruas jalan Tegal-Purwokerto (2 arah); Ruas jalan Medan-Berastagi Tanah Karo (2 arah); dan Ruas Medan-Pematang Siantar (2 arah).

Selain itu, Kemenhub akan melakukan inspeksi untuk truk berdimensi dan bermuatan lebih (over dimension over loading/ODOL).

"Di darat, penyeberangan kita lakukan pengecekan kesiapan prasarana jalan dan angkutan umum, sosialisasi keselamatan ke pengemudi, pintu tol, inspeksi angkutan umum rampcheck, mengoptimalkan kedatangan dan kecepatan kapal, mengawasi ODOL," jelas Budi.
 

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved