Raih The Best Regional Bank, Bank DKI Jadi Elemen Penting Bagi Jakarta

PT Bank DKI meraih penghargaan sebagai The Best Regional Bank dalam CNBC Indonesia Awards 2019.

Raih The Best Regional Bank, Bank DKI Jadi Elemen Penting Bagi Jakarta
TRIBUNNEWS/
Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi bersama Direktur Kepatuhan Bank DKI, Ateng Rivai saat penerimaan penghargaan Bank DKI sebagai The Best Regional pada acara CNBC Indonesia Award 2019 di Jakarta, Rabu (4/12/2019). Bank DKI kian memantapkan perannya dalam mendukung sejumlah program Pemprov DKI Jakarta seperti penyedia pembayaran berbasis transaksi non tunai menggunakan JakCard pada sektor transportasi publik, penyaluran bantuan sosial melalui Kartu Jakarta Pintar Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, Kartu Lansia Jakarta, Kartu Pekerja, kartu pedagang, dan sejumlah kartu lainnya. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM - PT Bank DKI meraih penghargaan sebagai The Best Regional Bank dalam CNBC Indonesia Awards 2019. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi pada malam penganugerahan CNBC Indonesia Awards 2019 di Hotel Westin, Rabu (4/12/2019).

Hingga saat ini, Bank DKI telah memiliki beragam produk yang dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kartu Jakarta Pintar, Kartu Lansir Jakarta, dan Kartu Pekerja Jakarta merupakan contoh dari produk-produk yang terbukti berperan besar dalam menaikkan taraf hidup masyarakat DKI Jakarta.

Itulah mengapa Tim Riset CNBC menilai bahwa Bank DKI adalah salah satu elemen krusial bagi pemerintah DKI Jakarta.

Seiring dengan efektifitas penyaluran bantuan yang dilakukan oleh Bank DKI, tingkat pengangguran terbuka di DKI Jakarta berhasil ditekan dari 6,24% per Agustus 2018 menjadi 6,22% per Agustus 2019. Tingkat pengangguran tersebut merupakan tingkat pengangguran terendah dalam tiga tahun terakhir.

Tidak hanya itu, efektifitas penyaluran bantuan melalui Bank DKI juga terbukti mampu menekan tingkat kemiskinan. Per Maret 2019, tingkat kemiskinan di DKI Jakarta turun menjadi 3,47%, dari yang sebelumnya 3,57% per Maret 2018 dan menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.

Maka dari itu, tidak heran jika laju pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta selalu bisa mengalahkan laju pertumbuhan ekonomi nasional dari tahun ke tahun.

Sepanjang 9 bulan pertama 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian DKI Jakarta tumbuh sebesar 6,01% secara tahunan, jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,04%.

Bank DKI memiliki komitmen yang tinggi dalam menyediakan layanan sistem pembayaran di sektor transportasi publik, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan fee-based income dengan signifikan.

Setelah Transjakarta, MRT Jakarta, dan Railink Kereta Bandara Soekarno Hatta, kini Bank DKI juga memfasilitasi pembayaran untuk moda transportasi LRT Jakarta.

Per 9 bulan pertama 2019, fee-based income Bank DKI tercatat melonjak sebesar 13% secara tahunan. Pada periode yang sama, Bank DKI membukukan pendapatan bunga bersih senilai Rp1,7 triliun, sementara laba bersih senilai Rp584,4 miliar. Aset Bank DKI pun per September 2019 tercatat senilai Rp50,2 triliun.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved