Ahok Masuk BUMN

Mimpi Ahok Jadikan Pertamina Perusahaan Kelas Dunia

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meyakini bisa membawa PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan minyak kelas dunia.

Mimpi Ahok Jadikan Pertamina Perusahaan Kelas Dunia
Tribunnews.com/Theresia
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seusai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meyakini bisa membawa PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan minyak kelas dunia.

Saat ini Ahok merupakan Komisaris Utama di perusahaan minyak plat merah tersebut.

“Saya yakin dengan kekompakan serta kerja sama, serta ridho Tuhan bisa membawa Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia. Selamat ulang tahun Pertamina,” tulis Ahok di akun Twitter pribadinya, @basuki_btp yang dikutip Kompas.com pada Rabu (11/12/2019).

Baca: Sinergi Pertamina – BUMN Karya, Perkuat Keandalan Energi Nasional

Baca: Komut Pertamina, Ahok Temui Presiden Jokowi di Istana Bahas Impor Migas

Ahok menjelaskan, ke depannya tantangan Pertamina semakin besar. Kendati begitu, dengan kekompakan bisa membawa perseroannya berbicara banyak di dunia internasional.

“Tapi tantangan ini adalah peluang & menjadi pengingat bahwa kita perlu bekerja sama dengan baik,” kata Ahok.

Sebelumnya, Pemerintah akhirnya menunjuk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Tanri Abeng.

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengharapkan Ahok di Pertamina dapat melakukan pengawasan lebih baik agar rantai bisnis dari hulu hingga hilir efisien sehingga turut berkontribusi menekan defisit minyak dan gas.

"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah menekan defisit migas secara gradual. Itu harus menjadi perhatian bagi Ahok. Maka itu harus diperhatikan sisi hulu dan hilir," ujar peneliti Indef Abra PG Talattov seperti dikutip dari Antara, Minggu (24/11/2019).

Abra menyebut, tugas komisaris memang bukan di operasional perusahaan, tetapi melakukan pengawasan terhadap direksi dan mengevaluasi program kerja.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved