Asuransi Jiwasraya

Menurut Jokowi, Jiwasraya Sudah Bermasalah Sejak Era SBY

Presiden Joko Widodo angkat bicara soal kasus gagal bayar polis asuransi milik perusahaan pelat merah PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menurut Jokowi, Jiwasraya Sudah Bermasalah Sejak Era SBY
BIRO PERS/CAHYO BRURI SASMITO
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Merdeka, Kamis (9/3/2017). Kedua tokoh tersebut bersilaturahmi sambil membahas situasi bangsa dan negara terkini. TRIBUNNEWS/BIRO PERS/CAHYO BRURI SASMITO 

Sebelumnya, Andre Rosiade juga mengungkapkan korban asuransi Jiwasraya terdiri dari berbagai warga negara.

Pernyataan tersebut diucapkan dalam acara Sapa Indonesia Malam di YouTube Kompas TV, Kamis (5/12/2019).

Andre Rosiade menceritakan, beberapa nasabah asuransi Jiwasraya telah datang ke Komisi VI DPR untuk melapor.

Data total kerugian korban yang melapor sementara adalah sebesar Rp 16 triliun.

Nasabah yang menjadi korban asuransi Jiwasraya tidak hanya datang dari warga negara Indonesia saja.

Melainkan terdapat dari berbagai negara seperti Korea yang mencapai 470 orang, warga negara Belanda, hingga Malaysia.

"Nasabah yang kemarin datang ke Komisi VI DPR melaporkan, hanya mereka saja itu ada 16 triliun mereka belum dibayar oleh Jiwasraya," jelas Andre Rosiade.

"Ada 470 warga korea, ada warga Belanda, ada warga Malaysia jadi korbannya tidak hanya warga negara Indonesia, ini tragedi yang sangat memalukan," tambahnya.

Sehingga Andre Rosiade menginginkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir untuk segera melakukan langkah menyelesaikan kasus Asuransi Jiwasraya yang korbannya mencapai puluhan ribu orang.

Menurut penuturan Andre Rosiade, apabila kasus ini terungkap akan lebih hebat dibandingkan dengan kasus Century pada tahun 2008 silam.

Kemudian Andre Rosiade juga menuturkan akan memanggil Erick Thohir, Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga serta jajaran direksi Asuransi Jiwasraya untuk membicarakan kasus ini.

"Harapan saya urusan asuransi Jiwasraya yang melibatkan puluhan ribu orang, masih 16 triliun tolong juga langkah-langkah penyelesaiannya segera dibuat dan diumumkan oleh Menteri BUMN," ungkap Andre Rosiade.

"Kalau kasus Jiwasraya diungkap, ini jauh lebih dahsyat dan lebih besar dari kasus Century."

"Dan kita akan memanggil bang Arya dan pak menteri segera termasuk direksi Jiwasraya untuk mendengarkan apa langkah-langkah untuk menyelesaikan kasus ini," tandasnya.

(Tribunnews.com/Nuryanti/Febia Rosada Fitrianum)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Andre Rosiade Sebut Kasus Jiwasraya Lebih Besar Dibandingkan Kasus Garuda dan Kasus Bank Century

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved