Dorong Sektor Pariwisata, Pelindo IV Akan Integrasikan Destinasi dengan Fasilitas Pelabuhan

Banyak destinasi wisata yang bisa dikembangkan Pelindo IV melalui 27 pelabuhan yang dikelolanya di 11 provinsi di Indonesia Timur.

HANDOUT
Pelabuhan Makassar di bawah pengelolaan Pelindo IV (Persero). 

Pelindo IV juga menawarkan dua konsep membangun kota dari pelabuhan untuk mendukung program pariwisata yang terintergasi menyusul kondisi Kota Ambon yang semakin padat dan sebagai kota dagang dengan kondisi pelabuhan yang berada di dalam kota.

Dua konsep pelabuhan yang ditawarkan meliputi, pelabuhan domestik dan penumpang termasuk khusus untuk wisata.

Waterfront city di Kota Ambon akan diintegrasikan dengan pelabuhan terintigrasi dan pariwisata, sehingga lahan yang ada dapat dioptimalkan dengan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat Kota Ambon.

Namun upaya ini dijanjikan tidak akan meninggalkan wujud kota lama Ambon.

Dia juga menyebutkan, saat ini pihaknya tengah membangun Manado Marine Bay (MMB) di Pelabuhan Manado, yang ditarget rampung dalam 2 tahun. Pembangunan Manado Marine Bay untuk mendukung program pariwisata yang terintegrasi di Kota Manado.

Di Makassar sendiri terdapat beberapa wisata yang layak untuk dikunjungi. Selain wisata kulinernya yang menggoda, ada juga tempat wisata bersejarah yang tersebar di Makassar.

Wisata tersebut antara lain Pantai Losari, Benteng Rotterdam, Taman Nasional Bantimurung, Taman Laut Taka Bonerate, Malino, Tanjung Bira, Danau Tempe hingga Ramang-Ramang.

Tak kalah menarik, wisata kuliner dengan bumbu yang khas Makassar turut melengkapi seperti Sop Konro dan Iga Bakar Karebosi, Sop Saudara, dan Aneka masakan ikan laut.

Sebelumnya, dalam dalam Rapat Terbatas mengenai Pengembangan Destinasi Prioritas Pariwisata, Presiden Joko Widodo mengungkapkan, pemerintah harus bergerak cepat mengejar ketertinggalan sektor pariwisata dibanding negara lain.

"Kita harus bergerak cepat karena sudah kejar-kejaran dengan negara lain, dan sektor pariwisata harus menjadi motor bagi peningkatan devisa, menciptakan multiplier effect yang mendorong pertumbuhan ekonomi kita," kata Jokowi.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved