Bursa Efek Sebut Investor Saham Capai 1,1 Juta, Rata-rata Transaksi Rp 9,1 Triliun/Hari

Sementara, sampai saat ini jumlah total investor di pasar modal meliputi investor saham, reksa dana, dan surat utang telah mencapai 2,48 juta investor

Bursa Efek Sebut Investor Saham Capai 1,1 Juta, Rata-rata Transaksi Rp 9,1 Triliun/Hari
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/7/2017). Perdagangan IHSG pada pembukaan pertama usai libur lebaran naik 0,29 persen atau 16,89 poin di level 5.846.60. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia menyatakan, jumlah investor saham meningkat 30 persen menjadi 1,1 juta investor
saham berdasarkan Single Investor Identification (SID).

Sementara, sampai saat ini jumlah total investor di pasar modal meliputi investor saham, reksa dana, dan surat utang telah mencapai 2,48 juta investor (SID).

"Capaian ini naik lebih dari 50% dari tahun 2018 yakni sebanyak 1,62 juta investor," ujar Direktur Utama BEI Inarno Djajadi di Jakarta, Senin (30/12/2019).

Baca: Siap-siap Cuan, Aksi Window Dressing Masih Warnai Pasar Awal Pekan Depan

Selain itu, Inarno menjelaskan, aktivitas perdagangan BEI tahun 2019 juga mengalami peningkatan rata-rata frekuensi perdagangan yang tumbuh 21 persen menjadi 469 ribu kali per hari.

"Menjadikan likuiditas perdagangan saham BEI lebih tinggi diantara Bursa lainnya di kawasan Asia Tenggara," katanya.

Adapun, ia menambahkan, pada periode yang sama, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) turut meningkat 7 persen menjadi Rp 9,1 triliun.

"Angka ini naik dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp 8,5 triliun," pungkas Inarno.

Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved