Menteri PUPR Sebut Pencegahan Banjir di Jawa Tengah Efektif

Pemasangan pompa dan tanggul yang dibangun di pesisir Pantura dinilai mampu mengurangi dampak meluasnya banjir.

Menteri PUPR Sebut Pencegahan Banjir di Jawa Tengah Efektif
TRIBUNNEWS/LITA FEBRIANI
Bendung Glapan yang jebol di Desa Glapan, Kecamatan Gubuk, Kabupaten Grobogan. Foto diambil Sabtu (11/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, GROBOGAN - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menilai penanganan daerah untuk mencegah banjir di Jawa Tengah efektif.

Tempat penampungan seperti polder, pemasangan pompa dan tanggul yang dibangun di pesisir Pantura dinilai mampu mengurangi dampak meluasnya banjir.

"Kalau saya lihat misalnya di Semarang sudah jauh berkurang seperti di Terboyo. Genuk kan sekarang sudah oke. Tinggal polder Sringin ini pompanya akan diperbaiki segera nanti sore akan saya lihat," tutur Basuki usai meninjau Bendung Glapan di Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (11/1/2020).

Dia juga menilai pembangunan tanggul di Pekalongan sudah bisa mengurangi dampak banjir. "Pekalongan juga sama saja, sudah kita bikin poldernya saya kurangi banjirnya," ungkapnya.

Baca: Renovasi Bendungan Jebol di Grobogan Ditargetkan 3 Hari Selesai

Dia menyatakan akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencegah dan menangani banjir di Jawa Tengah.

Satu diantaranya mencegah meluasnya luapan air di Bendung Glapan, Gubuk, Grobogan yang sisi kiri bendungannya jebol akibat derasnya aliran air pada Rabu (8/1/2020).

Penanganan perbaikan sementara Bendung Glapan diminta selesai dalam waktu 2-3 hari ke depan.

"Ini harus segera saya tangani, saya selesaikan dalam 2 - 3 hari ini. Untuk permanennya akan kita lanjutkan segera," kata Basuki.

Penulis: Lita febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved