Sri Mulyani Dinilai Tak Menaruh Perhatian ke Industri Asuransi

"Menteri Keuangan tahu ini milik negara. Dengan sendirinya seharusnya menjadi perhatian Menteri Keuangan," ujar Irvan Rahardjo.

Sri Mulyani Dinilai Tak Menaruh Perhatian ke Industri Asuransi
TRIBUNNEWS/Yanuar Riezqi Yovanda
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai bagian dari jasa keuangan, industri asuransi selama ini dinilai tidak menjadi perhatian utama dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo mengatakan, Kementerian Keuangan sebagai bagian dari institusi negara seharusnya memperlakukan semua sektor jasa keuangan secara sama.

"Menteri Keuangan tahu ini milik negara. Dengan sendirinya seharusnya menjadi perhatian Menteri Keuangan," ujarnya ketika dihubungi Tribunnews.com di Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Irvan menjelaskan, industri asuransi juga tidak pernah disorot oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Kementerian Keuangan karena ukurannya dianggap tidak sebesar perbankan.

Baca: Mahfud MD Akan Panggil Sri Mulyani dan Erick Thohir Soal Dugaan Korupsi di PT ASABRI

"Asuransi tidak pernah jadi perhatian KSSK. Paling tidak, tidak pernah jadi bagian dari skenario simulasi KSSK tentang industri yang berdampak sistemik," katanya.

Namun, ia menambahkan, cepat atau lambat skandal di perusahaan asuransi pelat merah, khususnya PT Asuransi Jiwasraya bisa berdampak sistemik juga.

"Tapi, lambat laun menyentuh perbankan. Ini jadi perhatian 4 pilar Bank Indonesia, LPS, OJK, dan Kementerian Keuangan bahwa tidak hanya fokus industri perbankan," ujar Irvan.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved