Menkop Fokus Dandani Internal Sebelum Usul Kenaikan Pagu Anggaran 2021

Tercatat pada 2019 anggaran yang dialokasikan untuk Kementerian ini hanya sekitar Rp 961,43 miliar

Menkop Fokus Dandani Internal Sebelum Usul Kenaikan Pagu Anggaran 2021
Reynas Abdila
Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki (kanan) dengan Ketua Komite IV DPD RI, Elviana usai rapat kerja di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (14/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan akan fokus melakukan pembenahan internal untuk memastikan kemampuan pengelolaan anggaran lebih baik ke depan.

Teten mengakui, beban kerja Kementerian Koperasi dan UKM sangat berat, sebab harus mengurusi 60 persen sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian.

“Beban yang besar Kementerian Koperasi dan UKM kurang didukung dengan pagu anggaran. Anggaran kami memang kecil jadi terus terang harus mendandani dulu internal kita. Kalau kita dapat Rp 2 triliun, itu potensi penyimpangan besar sekali jika tidak disiapkan internalnya anggaran itu disesuaikan dengan kemampuan,” kata Menkop saat Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Tercatat pada 2019 anggaran yang dialokasikan untuk Kementerian ini hanya sekitar Rp 961,43 miliar dengan realisasi anggara terserap sekitar 94 persen.

Baca: Menteri Teten Pastikan LPDB-KUMKM 100 Persen untuk Koperasi

Baca: Tiga Startup Ini Siap Eksekusi Hasil Panen Produksi dari Para Petani

Hal ini menandakan bahwa memang perlu strategi pembenahan pada Kementerian sebelum mengusulkan kenaikan anggaran di tahun 2021.

"Mau tidak mau dengan kita mengurusi 60 persen ekonomi, maka angaran harus dinaikkan, jadi kami juga minta bantuan DPD untuk mendorong pengarusutamaan UMKM termasuk terkait anggaran di kantor kami," ujarnya.

Teten sendiri mengaku sudah menyampaikan keluhan terkait pagu anggaran tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

Sebagai informasi, dalam RAPBN 2020 pagu indikatif yang ditetapkan untuk Kementerian Koperasi dan UKM sebesar Rp 972,33 miliar.

Meski mengalami kenaikan sebesar 1,13 persen dari tahun 2019, namun pagu anggaran tersebut dinilai masih terlalu kecil.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved