Temui Komisi V DPR, Perwakilan Ojek Online Minta Legalisasi Profesi

Mereka menginginkan payung hukum jelas untuk para pengemudi ojol agar keberlangsungan pengemudi ojek online terjamin.

Temui Komisi V DPR, Perwakilan Ojek Online Minta Legalisasi Profesi
TRIBUNNEWS/LITA FEBRIANI
Ketua PPTJDI Igun Wicaksono dan Ketua Komisi V Lasarus usai RDPU di gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkumpulan Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia (PPTJDI) menemui anggota Komisi V DPR RI, Selasa (21/1/2020) di Gedung DPR MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat.

Di pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Komisi V itu, PPTJDI meminta DPR RI khususnya Komisi V agar melegalkan profesi pengemudi ojek online.

"Roda dua ini belum jadi angkutan umum, kami ajukan Komisi V agar roda 2 jadi legal. Menjadi bagian dari transportasi umum," tutur Ketua PPTJDI, Igun Wicaksono usai RDPU di Senayan, Selasa (21/1/2020).

Mereka menginginkan payung hukum jelas berupa undang-undang untuk para pengemudi ojol agar keberlangsungan pengemudi ojek online terjamin.

Baca: Cerita Driver Ojol Dibujuk Masuk Kamar Customer saat Ambil Pesanan, Dikirimi Chat Setelah Menolak

"Ini akan menjadi dasar dari ekosistem transportasi darat khususnya roda dua. Karena itu, agar keberlangsungan ojol dapat berjalan harus ada dasar hukum yang jelas. Agar bermanfaat buat negara dan mitra," ungkap Igun.

Baca: Diterjang Toyota Avanza, Seorang Pengendara Ojol Tewas dan 3 Pengendara Motor Lainnya Kritis

Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan, kendaraan roda dua memang tidak termasuk dalam angkutan umum.

Untuk itu, PPTJDI juga meminta agar ojek online masuk dalam poin revisi undang-undang yang akan dibahas DPR dan pemerintah tersebut.

"Kalau ini sudah ada payung hukumnya dan kami diakui negara dan termasuk masyarakat wajib pajak. Teman-teman kita juga sudah ada yang dipungut pajak, meskipun belum semua. Nah, kami minta aturan soal ini juga dibahas dengan jelas," jelas Igun.

Penulis: Lita febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved