Breaking News:

LPS Prediksi Kondisi Likuiditas Akan Stabil di Januari Sampai Maret 2020

Salah satu faktor pendorongnya adalah rendahnya pertumbuhan kredit di kuartal I tahun ini.

TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Pimpinan LPS usai menggelar Rapat Dewan Komisioner (RDK) di Jakarta, Jumat (24/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seiring dengan makin seimbangnya pertumbuhan simpanan dengan ekspansi laju kredit, kondisi likuiditas dinilai cenderung bergerak ke arah positif.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menyatakan, likuiditas yang stabil diprediksi berlangsung di Januari hingga Maret 2020.

Salah satu faktor pendorongnya adalah rendahnya pertumbuhan kredit di kuartal I tahun ini.

Baca: LPS Akan Perluas Penjaminan Simpanan untuk Dana Haji dan Dana Pensiun

"Pertumbuhan kredit diperkirakan masih rendah pada kuartal I/2020 sehingga dapat mengurangi kebutuhan likuiditas bank," ujarnya.

Hal demikian akan menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan moneter yang memungkinkan dilanjutkannya strategi operasi moneter.

Kredit Lesu 

LPS juga memprediksi pertumbuhan penyaluran kredit pada kuartal I tahun 2020 masih lesu.

"Pertumbuhan kredit kuartal pertama (diprediksi) belum tinggi," ujar Halim Alamsyah.

Halim memperkirakan kredit baru hanya akan tumbuh kurang dari 7 persen.

Kebijakan pemerintah dengan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) menjadi faktor pemicu turunnya penyaluran kredit perbankan.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved