Dirut Airnav Naik Jadi Dirjen Udara, Polana Pramesti Dipercaya Jadi Kepala BPTJ

Staf Ahli Pengembangan Kawasan Ekonomi dan Perhubungan I Gede Pasek Suardika mendapat jabatan baru sebagai Inspektur Jenderal.

BKIP KEMENHUB
Pelantikan 7 pejabat eselon I di Gedung Kemenhub, Jakarta, Selasa (28/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi merombak pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Ada tujuh pejabat dilantik pada Selasa (28/1/2020). Mereka adalah Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Ryanto dilantik menjadi Direktur Jenderal Perhubungan Udara, menggantikan Polana B Pramesti yang digeser ke posisi Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Kemudian Staf Ahli Pengembangan Kawasan Ekonomi dan Perhubungan I Gede Pasek Suardika mendapat jabatan baru sebagai Inspektur Jenderal.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pejabat sebelumnya dan selamat kepata tugas (baru) yang tidak ringan ini," usai melantik pejabat eselon I di Gedung Kemenhub, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca: Hindari Virus Corona, Maskapai RI Tak Terbang ke Wuhan

{ejabat yang diberhentikan dari jabatan sebelumnya adalah Polana Banguningsih Pramesti (Direktur Jenderal Perhubungan Udara), Umiyatun Prihastuti (Kepala BPSDM Perhubungan, Sugihardjo (Kepala Balitbanghub), Bambang Prihartono MSCE (Kepala BPTJ) dan I Gede Pasek Suardika dari posisi Staf Ahli Pengembangan Kawasan Ekonomi dan Perhubungan.

Baca: Kemenhub: Pembangunan Bandara Kediri Dimulai April 2020

Berikut formasi baru pejabat eselon I Kemenhub:

-I Gede Pasek Suardika (Inspektur Jenderal)
-Novie Riyanto (Direktur Jenderal Perhubungan Udara)
- Sugihardjo (Kepala BPSDM)
- Umiyatun Trihayati Astuti (Kepala Balitbanghub
- Polana Banguningsih Pramesti (Kepala BPTJ)
- Bambang Prihartono (staf ahli Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan
- Pramintohadi Sukarno (staf ahli Bidang Teknologi dan Lingkungan Perhubungan

Budi berharap adanya perombakan pejabat eselon I ini bisa menjadi angin segar untuk kementeriannya.

"Di mana dalam visi misi presiden ada amanat yang secara khusus diberikan untuk infrastruktur kita sehingga dibutuhkan pemikiran yang segar dan inovatif untuk kesejahteraan masyarakat banyak," ujarnya.

Berita Populer
Penulis: Ria anatasia
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved