Cerita Sri Mulyani Pernah Bisiki JK Soal Stunting hingga Dibawa ke Arena Debat Pilpres 2019

Sri Mulyani mengatakan, langsung membisiki Wakil Presiden saat itu yakni Jusuf Kalla (JK) untuk bersama memperbaiki angka stunting ini.

Yanuar Riezqi Yovanda
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sempat dipermalukan Bank Dunia akibat angka Stunting di Indonesia tinggi hampir 40 persen pada 2016.

Saat itu, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim yang langsung memberikan peringatan kepadanya terkait stunting.

Sri Mulyani mengatakan, langsung membisiki Wakil Presiden saat itu yakni Jusuf Kalla (JK) untuk bersama memperbaiki angka stunting ini.

Baca: Sri Mulyani Sempat Dipermalukan Bank Dunia Akibat Angka Stunting Tinggi

Baca: Menkeu Perkirakan Tekanan APBN 2019 Berulang Tahun Ini

"Saya bilang ke Pak JK, Bapak kan nanti diingat sebagai Wakil Presiden dua kali, tapi masih ada stunting tinggi. Sejak itu, Pak JK sadar dan sampai ke debat Pilpres kemarin (2019) bicara stunting," ujarnya di The Energy Building, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Setelah mendapat teguran itu, Sri Mulyani mengaku pemerintah pusat dan daerah bergandengan untuk mengatasi masalah tersebut.

"Semua punya program untuk mengatasi stunting. Bukan hanya soal satu kementerian dan daerah, tapi 18 kementerian dan daerah kabupaten," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan dapat menjalankan program pengentasan stunting hingga 100 kabupaten dengan peran pemerintah pusat dan daerah.

"Kita melakukannya keroyokan. Istilah kerennya program based yang mengikat seluruh kementerian dan lembaga," pungkas eks direktur pelaksana Bank Dunia itu.

Berita Populer
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved