Menko Airlangga Berharap Penyelesaian Kasus Virus Corona Tak Sampai 8 Bulan

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap penyelesaian kasus virus corona tidak sampai 8 bulan.

Menko Airlangga Berharap Penyelesaian Kasus Virus Corona Tak Sampai 8 Bulan
HandOut/Istimewa
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap penyelesaian kasus virus corona tidak sampai 8 bulan.

Airlangga menjelaskan, berkaca dari wabah SARS yang terjadi sebelumnya, China diyakini dapat mengatasi virus corona lebih cepat.

"Dengan melihat perspektif SARS ada waktu penyelesaian 8 bulan. Semoga virus ini lebih singkat," ujarnya di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Baca: Berkunjung ke Natuna, Menhan dan Menkes Tidak Kenakan Masker

Menurut Airlangga, dampak virus corona memberikan tekanan terhadap arus investasi ke Indonesia, khususnya di pasar modal.

"Ini tantangan kita buat kerja sama untuk bawa indirect investment atau portofolio investment walaupun pengaruh virus corona ada tekanan di pasar modal," katanya.

Ia menambahkan, draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan diberikan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhir pekan ini untuk menggenjot investasi.

"Omnibus Law dikirim ke DPR akhir pekan ini. Bantu penciptaan lapangan kerja dan tingkatkan pekerjaan lebih bagus dan investasi, ada 7 juta orang Indonesia mencari pekerjaan," pungkas Airlangga.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved