Virus Corona

Virus Corona Merebak, Bukalapak Siap Jatuhkan Sanksi ke Pedagang yang Aji Mumpung

Beberapa waktu lalu ada beberapa pelapak yang menjual satu kotak masker seharga Rp 350 ribu, dan Rp 35 ribu untuk 3 lembar masker tiga layer.

TRIBUNNEWS/HARI DARMAWAN
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah , Teten Masduki dan CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin di Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengelola platform Bukalapak menyatakan akan menindak tegas pedagang atau pelapak yang aji mumpung mengambil keuntungan berlebihan dengan menjual harga tinggi untuk produk masker hidung di tengah merebaknya virus corona.

Beberapa waktu lalu ada beberapa pelapak yang menjual satu kotak masker seharga Rp 350 ribu, dan Rp 35 ribu untuk 3 lembar masker tiga layer.

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi mitranya yang mengambil keuntungan, dari wabah virus ini dengan menaikan harga di luar batas wajar.

Baca: Milea: Suara dari Dilan Jadi Film Terlaris di Awal Tahun

"Jika mereka menaikkan harga sangat tinggi dan di luar batas untuk masker dan hand sanitizer, kami akan keluarkan dari Bukalapak," ucap Rachmat di Bandung, Minggu (8/3/2020).

Baca: PO Pandawa 87 Kini Miliki Bus Mewah Berchassis Volvo B11R Garapan Karoseri Adi Putro

Ia menambahkan, Bukalapak tegas menindak para pelapak yang mengambil keuntungan dalam kondisi krisis seperti ini. Karena kondisi ini merupakan masalah yang cukup jadi perhatian banyak orang.

"Kami telah melakukan sejumlah tindalan preventif pada mitra bisnisnya, dan memberikan imbauan kepada penjual masker untuk tidak menaikan harga," ujar Rachmat.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved