Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Menguat di Angka Rp 16.500, Ini Nilai Tukar di 5 Bank Besar

Kurs Rupiah nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat hari ini menguat di level Rp 16.500 pada sore hari Selasa 24 Maret 2020 Bank Indonesia (BI)

Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Menguat di Angka Rp 16.500, Ini Nilai Tukar di 5 Bank Besar
Tribunnews/JEPRIMA
Pegawai menunjukan uang dolar Amerika Serikat dan rupiah di gerai penukaran uang Ayu Masagung di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Nilai tukar rupiah terus tertekan sejak beberapa pekan terakhir, terutama setelah merebaknya wabah virus covid-19. Rupiah, kini selalu berada di atas Rp 15 ribu per dolar AS. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah beberapa hari terakhir kurs Rupiah terhadap dolar AS terus melemah, kali ini berhasil menguat.

Melansir Bloomberg, Selasa (24/3/2020) pukul 16.55 WIB di pasar spot rupiah berhasil menguat dan berada di angka Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat.

Sementara itu, pada pagi hari, rupiah dibuka di Rp 16.505 per dolar AS.

Melansir Kontan.co.id, rupiah berhasil menguat 0,45 persen dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp 16.575 per dolar AS pada Senin (23/3/2020).

Pegawai menunjukan uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran uang Ayu Masagung di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Nilai tukar rupiah terus tertekan sejak beberapa pekan terakhir, terutama setelah merebaknya wabah virus covid-19. Rupiah, kini selalu berada di atas Rp 15 ribu per dolar AS. Tribunnews/Jeprima
Pegawai menunjukan uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran uang Ayu Masagung di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). Nilai tukar rupiah terus tertekan sejak beberapa pekan terakhir, terutama setelah merebaknya wabah virus covid-19. Rupiah, kini selalu berada di atas Rp 15 ribu per dolar AS. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Selain itu, pada kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah juga menguat 0,73 persen ke level Rp 16.486 terhadap dolar AS.

Baca: Jangan Lelet, Komisi XI: Penanganan Corona yang Cepat Bisa Selamatkan Pelemahan Rupiah

Baca: Rupiah Makin Ambles di Pasar Valas, Ketua MPR: Jangan Pesimis, Negara Lain Juga Mengalami

Meski demikian, Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengungkapkan, penguatan rupiah hari ini hanya bersifat sementara.

Hal tersebut dikarenakan, sentimen utama terkait pandemi virus corona hingga saat ini masih terus menelan korban dan wilayah baru.

"Penguatan tidak hanya terjadi di rupiah, tapi semua mata uang memang rebound terhadap dolar AS."

"Jadi penguatan ini hanya bersifat sementara dan dipengaruhi segi teknikal saja," ujar Lukman.

Selain itu, Lukman menambahkan, ada peluang rupiah bisa lebih stabil pada hari-hari mendatang.

Halaman
1234
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved