Virus Corona

Mandiri Syariah Minta Nasabah Lunasi Biaya Haji Lewat Transaksi Digital, Antisipasi Corona

Dari 23.000 nasabah BPIH di Mandiri Syariah, baru sebagian kecilnya yang melakukan pelunasan melalui layanan digital.

Mandiri Syariah Minta Nasabah Lunasi Biaya Haji Lewat Transaksi Digital, Antisipasi Corona
TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Staf gerai Mandiri Syariah melayani penukaran uang rupiah ke riyal oleh calon jamaah haji di Embarkasi Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk mendukung social distancing di lingkungan kerja, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meminta nasabahnya agar melakukan pelunasan biaya haji melalui fitur transaksi digital di bank ini.

Hal ini demi membatasi interaksi fisik maupun sosial untuk mencegah penularan virus corona yang saat ini mewabah.

Direktur Mandiri Syariah Anton Sukarna dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2020) menyatakan, pelunasan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) melalui layanan digital yaitu Mandiri Syariah Mobile dan Net Banking.

"Keselamatan dan kesehatan nasabah adalah prioritas kami. Untuk melindungi hal tersebut, kami menyiapkan platform layanan digital bagi nasabah untuk melakukan pelunasan BPIH," ujar Anton.

"Melalui Mandiri Syariah Mobile atau Net Banking, nasabah dapat dengan mudah dan nyaman melakukan pelunasan BPIH kapan saja dan di mana saja tanpa harus keluar rumah," lanjut Anton. 

Mandiri Syariah mensosialisasikan pelunasan via transaksi digital ini melalui berbagai cara.

Mulai dari menghubungi langsung para nasabah, penayangan tata cara pelunasan di media sosial, hingga penyebaran informasi melalui layanan pesan WhatsApp.

Saat ini sudah ada hampir 23.000 nasabah yang telah melakukan pelunasan dari total 80.000 nasabah yang diharapkan melunasi BPIH pada 2020.

"Alhamdullilah, sejak masa pelunasan BPIH tahap I dimulai yaitu tanggal 19 Maret lalu, nasabah yang sudah melakukan pelunasan hampir 23.000 nasabah atau sebesar 28,18 persen dari total 80.000 nasabah yang berhak lunas tahun ini," jelas Anton.

Baca: Cerita Tentang Sidang Skripsi Ditunda Setelah Pegawai Kampus Positif Terinfeksi Virus Corona

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved