Bedi Zubaedi, Mengajak Siapa Saja Jadi Wirausahawan dengan Jualan Bakso

Bedi berhasil melahirkan beberapa brand yang sukses dia kelola sendiri dan dia kembangkan melalui konsep kemitraan atau waralaba.

Bedi Zubaedi, Mengajak Siapa Saja Jadi Wirausahawan dengan Jualan Bakso
DOK.
Entreprenur kuliner Bedi Zubaedi. 

“Kami mencoba menghadirkan Makan Bakso dengan konsep berbeda, dengan jaminan utama kebersihannya, kehalalannya menu yang unik dan harga terjangkau," kata dia.

Baca: Cerita Tentang Sidang Skripsi Ditunda Setelah Pegawai Kampus Positif Terinfeksi Virus Corona

"Memang, kategori bakso masuk ke dalam ‘makanan sejuta umat’, Tapi jika yang ditawarkan adalah konsep baru dan menu yang unik, saya percaya bisa menjadi pilihan utama para pecinta bakso," ujar Bedi Zubaedi baru-baru ini.

Bedi mengaku meracik sejumlah menu unik untuk brand gerai Makan Bakso-nya. Misalnya, bakso polos, urat, jumbo dan ditambah bakso kekinian dengan isi keju, mozarela.

Menu andalannya adalah bakso Tamago, dengan ciri khas telur ceplok setengah matang yang disajikan di atas bakso dan mie.

Untuk kuah kaldunya Bedi Zubaedi mengaku menggunakan bahan consommé, sumsum dan iga yang menurut Bedi akan membuat menu-menu yang disiapkannya makin bergizi dan memberi energi tinggi jika dinikmati. 

Bakso Tamago
Bakso Tamago, menu bakso dengan ciri khas telur ceplok setengah matang yang disajikan di atas bakso dan mie.

Benita Adzani yang menjadi managing director Makan Bakso mengatakan, tahun 2020 ini menargetkan bisa mendirikan 10 gerai Makan Bakso. 

Agar cepat berbiak cabang-cabangnya, pihaknya membuka juga konsep kemitraan dengan nilai investasi mulai dari Rp 150 juta – Rp 400 juta untuk satu gerai yang akan didirikan calon mitra.

Pihaknya menawarkan dua konsep kerjasama ke calon mitranya, yakni, managed by principal atau managed by mitra sendiri.

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved