Kasus Jiwasraya

Pencairan Dana Nasabah Jiwasaya Bulan Maret untuk Polis Tradisional yang Terverifikasi

Verifikasi klaim polisi nasabah JIwasraya tersebut mengacu pada jumlah nominal klaim dan lamanya penundaan pembayaran.

Kontan/Carolus Agus Waluyo
Warga melintas di depan kantor Pusat Asuransi Jiwasraya Jakarta, Selasa (15/1). Untuk mengatasi masalah lukuiditas di Jiwasraya pemerintah akan mengundang BUMN dan investor asing masuk menjadi pemegang saham di Jiwasraya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pembayaran kewajiban pencairan polis asuransi Jiwasaraya kepada nasabah tertanggung.

Namun karena ketersediaan dana yang terbatas, pembayaran tahap pertama akhir Maret 2020 ini hanya bisa dilakukan kepada sebagian polis tradisional yang telah diverifikasi.

Verifikasi tersebut mengacu pada jumlah nominal klaim dan lamanya penundaan pembayaran.

Dia meminta pemegang polis tradisional lainnya mapun polis saving plan agar tetap bersabar untuk menunggu pembayaran berikutnya.

"Saat ini proses pembayaran berikutnya, masih dalam pembahasan antara perseroan, pemegang saham (Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan), dan regulator terkait dengan tahapan, besaran, jadwal, dan jangka waktunya," kata dia.

Sementara itu, salah satu nasabah bernama HM Darsono mengaku sudah bisa mencairkan hak klaim atas polis asuransinya di Jiwasraya.

Baca: Smartfren Siapkan Kartu Perdana 1ON+ untuk Penuhi Kebutuhan Siswa Belajar dari Rumah

Darsono mengapresiasi itikad baik pemerintah untuk menyelesaikan masalah keuangan Jiwasraya, meskk negara tengah menghadapi wabah virus corona atau Covid-19.

Baca: Rincian 28 Kereta Jarak Jauh yang Dibatalkan Perjalanannya Mulai 1 April

"Alhamdulillah ini positif, bagus, terima kasih bisa cair. Kalau saya, percaya pada pemerintah, saya percaya kebijakan pemerintah untuk memenuhi polis nasabah, jadi saya menunggu," ujarnya di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Baca: Bocoran Percakapan Menhan Prabowo dengan Ajudannya, Lockdown Opsi Terbaik!

Darsono sayangnya tidak menyebut besaran klaimnya. Dia berharap pemerintah bersama Jiwasraya dapat menyusun skenario untuk menuntaskan semua tunggakan pada nasabah.

"Saya mengapresiasi komitmen pemerintah dengan dicairkan polis saya. Harapan saya ke depan pemerintah dan perusahaan Jiwasraya mampu memenuhi polis nasabah, saya masih punya klaim," kata dia.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved