Virus Corona

Imbas Corona, Panasonic Akui Ada Penurunan Permintaan

PT Panasonic Gobel Indonesia mengakui adanya penurunan permintaan di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Panasonic 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.com, JAKARTA - PT Panasonic Gobel Indonesia mengakui adanya penurunan permintaan di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Assistant General Manager Air Conditioner PT Panasonic Gobel Indonesia Heribertus Ronny Ardiyanto, mengatakan gejala penurunan ini dipicu tutupny beberapa pusat perbelanjaan.

"Tentunya ini berdampak pada permintaan pasar yang menurun, khususnya di Jakarta yang memang menjadi epicentrum wabah tersebut," ucap Rony

Ia menambahkan, selain itu permintaan pasar di luar Jakarta pun mulai terkena imbasnya dan saat ini sudah mulai berkurang.

"Kebijakan pemerintah untuk berakitivtas di rumah, dan melakukan physical distancing tentunya karena mengutamakan kesehatan masyarakat," ujar Rony

Lanjutnya, tentu Panasonic dalam hal ini sangat mendukung apa yang menjadi tujuan utama pemerintah yaitu memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu menurut Head of Life Solution PT Panasonic Gobel Indonesia Rawenda, hingga saat ini pabrik Panasonic masih terus beroperasi untuk menyediakan produk bagi masyarakat.

"Ini dikarenakan Panasonic masih harus memenuhi kebutuhan ekspor ke berbagai negara di timur tengah dan Vietnam untuk produk kipas ventilasi udara." ucap Rawenda.

Ia menambahkan, selain itu Panasonic juga menjadi sentral ekspor di dunia untuk produk pompa air. Jadi hingga saat ini masih melakukan produksi.

Halaman
12
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved