Gubernur BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa 6 Persen pada 2021
Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun depan atau 2021 bisa lebih tinggi dari skenario tahun ini sebesar 2,3 persen.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun depan atau 2021 bisa lebih tinggi dari skenario tahun ini sebesar 2,3 persen.
Perry meyakini bahwa dengan pola v-shape dampak Covid-19 atau corona ini maka tahun depan pertumbuhannya akan lebih tinggi.
"Perkiraan-perkiraan kami bisa saja mencapai 6 persen semula kami bilang 5,2 persen. Bisa juga lebih tinggi dengan pola v-shape," ujarnya saat teleconference di Jakarta, Rabu (22/4/2020).
Baca: Ditutup Kamis 23 April 2020, Simak Syarat dan Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 2
Baca: KPAI: Pemprov DKI Perlu Sosialisasi Penggunaan Sekolah untuk Isolasi Pasien Covid
Karena itu, ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi 2021 bisa lebih tinggi dari 5,2 persen meski masih terus melihat dan dalam prosesnya nanti APBN 2021.
"Untuk APBN 2021 akan ada pembahasan-pembahasan. Baik itu pemerintah dengan kami biasanya nanti kami akan menyampaikan pandangan-pandangan di Banggar maupun yang lain dalam proses APBN 2021," kata Perry.
Sementara, faktor yang menjadi pendorong cepatnya akselerasi pemulihan ekonomi tahun depan yakni dari penanganan Covid-19.
"Kemungkinan pola v-shape-nya 2 bulan atau 3 bulan ya. Lalu, stimulus fiskal, moneter untuk pemulihan ekonomi yaitu akan berpengaruh seperti itu pada tahun 2021," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gubernur-bi-perry-warjiyo-dalam-konferensi-pers-di-gedung-bi-jakarta-kamis-2022020.jpg)