Fintech Ini Siap Bantu Nasabah yang Tidak Bankable Mengakses Pinjaman

Selama ini masyarakat yang ingin mendapatkan akses pinjaman tanpa adanya riwayat kredit mengalami kesulitan dalam mengakses pinjaman.

IST
Fineoz meluncurkan produk kolaborasi penilaian risiko kredit baru yang diberi nama IdAlternative Score bersama Pefindo Biro Kredit. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan fintech yang memberikan pinjaman modal tanpa prosedur ribet kini terus bermunculkan.

Salah satunya Fineoz, startup fintech di bisnis pembiayaan. Perusahaan yang teregistrasi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor S-279/MS.72/2019 ini mengumumkan peluncuran produk kolaborasi penilaian risiko kredit baru yang diberi nama IdAlternative Score bersama Pefindo Biro Kredit.

Kerjasama pengembangkan produk tersebut telah dilakukan sejak empat bulan lalu dan siap menyediakan layanan jasa keuangan di Indonesia.

CEO dan Founder Fineoz Anis Radianis mengatakan, saat ini jasa keuangan Indonesia hanya dapat melakukan proses credit scoring pada debitur yang sudah memiliki riwayat kredit atau banked customers.

Baca: Rincian Rute Bus Damri yang Masih Beroperasi Selama Periode Larangan Mudik

Sementara, masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan akses pinjaman tanpa adanya riwayat kredit atau unbanked customers kesulitan mengakses pinjaman.

"Inilah alasan dibalik sulitnya unbanked customers dalam mendapatkan akses pinjaman dari instansi perbankan di Indonesia, dimana Fineoz mampu membantu memberikan solusi guna memungkinkan unbanked customers untuk mendapatkan akses pinjaman," ujar Anis Radianis dalam keterangan pers tertulis kepada Tribunnews, Jumat (24/4/2020).

Baca: Cerita Perjalanan Spiritual Teuku Wisnu Mempelajari Al Quran

Anis menjelaskan, unbanked customers di Indonesia sudah mencapai lebih dari 100 juta orang atau hampir mencapai 60 persen dari potensi calon debitur.

Masalah utamanya terletak pada minimnya informasi dan data calon debitur, yang menyebabkan instansi keuangan untuk menolak aplikasi pinjaman. Akibatnya, instansi keuangan Indonesia mengalami kesulitan dalam memperluas jangkauan calon debitur baru.

Baca: Iko Uwais Siap-siap Main Film Lagi di Hollywood

"Dengan adanya isu keterbatasan jangkauan calon debitur, IdAlternative Score memberikan solusi untuk masalah ini," jelasnya.

Teknologi dari Fineoz akanmemproses penilaian risiko kredit dengan menggunakan data non-kredit. Informasi calon debitur akan diterima langsung melalui saluran digital dari data instansi pemerintah, institusi public dan data organisasi.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved