Breaking News:

Lebih Adil dan Transparan, Pembiayaan Fintech Syariah Makin Diminati

Penerapan nilai-nilai syariah, yaitu keadilan dan transparan membuat pembiayaan syariah makin diminati masyarakat.

KONTAN
Chief Executive Officer Alami Dima Djani. 

Laporan Reporter Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisnis pembiayaan syariah terbukti makin diminati masyarakat Indonesia. Pertimbangannya, pembiayaan dengan skema syariah lebih transparan dan berkeadilan ketimbang skema pembiayaan konvensional.

Perusahaan pembiayaan berbasis fintech PT ALAMI Fintek Sharia merasakan respon positif tersebut di bisnis ini.

"Untuk proses penagihan kewajiban bagi penerima pembiayaan, kami menerapkan kaidah perlindungan konsumen dengan melakukan penagihan secara in-house yang sesuai dengan nilai keadilan dan profesionalisme," kata Dima Djani, CEO & Founder PT ALAMI Fintek Sharia atau ALAMI dalam keterangan pers, Rabu (10/6/2020).

Dima mengatakan, penerapan nilai-nilai syariah, yaitu keadilan dan transparan membuat pembiayaan syariah makin diminati masyarakat.

Baca: Faisal Basri Sependapat dengan Luhut, Pemulihan Ekonomi Indonesia Perlu 5 Tahun

Dima menjelaskan, pihaknya memberikan keleluasaan pada pemberi pembiayaan (funder) untuk memilih UKM yang sesuai dengan tingkat risiko masing-masing funder melalui publikasi data hasil skoring UKM sebagai calon penerima pembiayaan (beneficiary).

Baca: Menko Airlangga: Pak Gubernur BI, Rupiah Sudah Terlalu Kuat

Baru-baru ini perusahaannya telah mendapat tanda berizin sebagai Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMBUTI) berdasarkan Prinsip Syariah atau yang biasa dikenal dengan Sharia Peer-to-Peer (P2P) Financing mengacu pada surat keputusan OJK No. KEP-21/D.05/2020 tanggal 27 Mei 2020.

Baca: PLN Bantah Naikkan Tarif Listrik Diam-diam

"Komitmen ALAMI terhadap nilai-nilai syariah ini juga tercermin dari budaya kerja yang diterapkan oleh seluruh karyawan ALAMI," katanya.

"Salah satu aspek paling penting dari ekonomi syariah adalah memberikan dampak sosial yang positif kepada seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Salah satu langkah yang diambil ALAMI untuk memberikan dampak sosial yang lebih luas lagi adalah dengan mempersiapkan produk Community Financing.

Piloting project produk ini sudah diwujudkan dengan partnership bersama e-Fishery untuk pembiayaan bagi para pembudidaya ikan yang menjadi mitra di e-Fishery.

e-Fishery adalah perusahaan aquaculture intelligence yang membantu para pembudidaya ikan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas budi dayanya dan juga mendistribusikan hasil panennya sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Kerjasama ini akan memberikan dampak positif untuk mensejahterakan para pembudidaya ikan.

Langkah selanjutnya, adalah meningkatkan kerjasama dengan institusi-institusi keuangan lainnya dalam rangka memajukan indsutri keuangan syariah di Indonesia.

Pihaknya juga akan meningkatkan pelayanan kepada pengguna dengan mengoptimalkan user experience yang diterapkan kepada platform ALAMI dan meluncurkan mobile apps pada Q3 2020 ini agar dapat lebih dekat dengan pengguna.

Berita Populer
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved