Breaking News:

IHSG Diprediksi Mencoba Kembali Masuk Zona Hijau

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan, IHSG mencoba tutup pada zona hijau dengan support resistance 4.757 hingga 4.901.

AFP/ASIF HASSAN
Seorang pialang saham memantau harga saham terbaru selama sesi perdagangan di Bursa Efek Pakistan (PSX) di Karachi, Pakistan. Senin (9/3/2020). (AFP/Asif HASSAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan besok diperkirakan akan bergerak cenderung kembali berfluktuasi, meski berpeluang menguat.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan, IHSG mencoba tutup pada zona hijau dengan support resistance 4.757 hingga 4.901.

Lanjar menjelaskan, secara teknikal pergerakan IHSG bertahan pada level support lower bollinger bands dan moving average 20 hari.

"Indikator stochastic melandai mendekati area jenuh jual namun indikator RSI memiliki momentum yang cenderung bearish setelah gagal whipsaw pada rata-rata momentum 14 hari," ujarnya di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Sementara itu, lanjutnya, mayoritas indeks saham Asia terjun pada hari ini mengiringi pelemahan indeks berjangka Amerika Serikat (AS) yang turun cukup dalam.

IHSG tercatat minus 1,3 persen, indeks Nikkei minus 3,47 persen, TOPIX minus 2,54 persen, Hang Seng minus 2,13 persen dan CSI300 minus 1,20 persen.

Indeks-indeks itu turun signifikan setelah bukti gelombang kedua dari coronavirus menghancurkan harapan pemulihan ekonomi yang lebih cepat.

Adapun, Lanjar menambahkan, lebih dari 20 negara bagian AS melihat peningkatan dalam beberapa kasus virus, Tokyo melaporkan lompatan akhir pekan dan wabah baru di Beijing mendorong para pejabat untuk menutup pasar di sana.

"Data ekonomi China pada hari senin menunjukan ekonomi terbesar kedua didunia pulih namun dibawah ekspektasi," pungkasnya.

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved