Breaking News:

Program Kakak Asuh UMKM Diklaim Bisa Percepat UMKM Go Digital

Program KAU disebut sejalan dengan program Gerakan Nasional (Gernas) #banggabuatanIndonesia yang diluncurkan Presiden Joko Widodo 14 Mei 2020 lalu.

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Pengunjung memilih berbagai macam produk kerajinan UMKM terbuat dari kulit buaya seperti sepatu, tas dan ikat pinggang di galery Syam Croco dari Sidoarjo dalam acara Jateng Smesco Expo 2018 yang berlangsung di Java Mal Semarang, Jumat (10/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata menilai program Kakak Asuh UMKM (KAU) dapat membuat pelaku usaha bisa semakin kompetitif di platform digital e-commerce.

Dia mengatakan, Smesco Indonesia sebagai lembaga terus berupaya membina, memberdayakan, dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Indonesia.

“Ini dalam upaya membantu para pelaku UMKM Indonesia agar dapat bersaing dan mengembangkan bisnisnya secara optimal melalui platform digital,” kata Leo, sapaannya saat peluncuran program KAU secara virtual di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Leo menambahkan, gerakan hasil kerja sama perdana dengan Lazada Indonesia ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman di kemudian hari.

Ia juga berharap program ini nantinya didukung oleh stakeholder ataupun e-commerce lainnya.

Baca: Pengangkatan Para Jenderal Polisi dan TNI Jadi Komisaris BUMUN Dinilai Jadi Ajang Bayar Balas Budi

Program KAU sejalan dengan program Gerakan Nasional (Gernas) #banggabuatanIndonesia yang diluncurkan Presiden Joko Widodo 14 Mei 2020 lalu.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Monika Rudijono menjelaskan, program KAU juga sebagai bagian dari program Bangkitkan Bisnismu yang digagas Lazada Indonesia sejak awal masa pandemi, dalam upaya menjaga keberlangsungan bisnis pelaku bisnis UMKM.

Baca: Sengketa Geprek Ayam Bensu Makin Meruncing, Kubu Ruben Onsu Klaim Masih Bisa Gunakan Merek

“Kami sangat optimis #BangkitkanBisnismu bisa berkontribusi terhadap Gernas #banggabuatanIndonesia, sekaligus mendukung perekonomian negara dan pelaku UKM. Salah satu inisiatif dalam program #BangkitkanBisnismu ini adalah KAU, yang merupakan kemitraan Lazada dengan Smesco Indonesia," tuturnya.

Saat ini ribuan penjual dan jutaan barang produksi UKM lokal sudah aktif di kanal Bangga Buatan Indonesia di platform Lazada.

Dalam satu minggu pertama diperkenalkannya kanal khusus #banggabuatanIndonesia di platform Lazada, lebih dari 750.000 pengunjung datang dan berbelanja produk lokal di kanal tersebut.

Baca: Ditolak MUI, Mahfud MD Pasang Badan Jika Ada yang Ganti Pancasila dengan Komunis di RUU HIP

Program KAU tidak hanya menjadi ajang perkenalan dan pemberdayaan UMKM, namun juga memberikan kesempatan kepada sellers Lazada yang telah berhasil agar dapat membimbing UMKM konvensional agar mereka juga dapat meraih sukses di pasar digital.

Setiap kakak asuh diharapkan bisa membantu 2–3 UMKM untuk mulai mengembangkan bisnis mereka di e-commerce. Sellers Lazada juga berkesempatan menjadi Kakak Asuh, dan mereka akan diseleksi berdasarkan beberapa kriteria, di antaranya kesamaan visi dan misi untuk memberdayakan UKM di Indonesia.

Saat ini, sellers Lazada yang sudah berhasil membangun bisnis mereka di Lazada sangat aktif berbagi ilmu melalui berbagai payung komunitas seperti Lazada Club dan Lazada University.

Di tahap awal, Lazada Indonesia akan memulai dengan merekrut 100 calon kakak asuh, masing-masing dengan maksimum 3 adik asuh yang akan dibimbing.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved