Breaking News:

Produksi Emas Rusia Melonjak dari Tahun ke Tahun, Tumbuh Nyaris 10 Persen dalam Sebulan

Produksi emas di Rusia melonjak 9,6 persen dari periode Januari hingga Februari 2020 dibanding periode sebelumnya.

Market Watch
Proses pembuatan emas batangan terkadang dari perhiasan rongsok. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MOSKWA - Produksi emas di Rusia terus mengalami pertumbuhan. Angkanya tercatat melonjak 9,6 persen dari periode Januari hingga Februari 2020 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Seperti disampaikan Kementerian Keuangan Rusia, volume produksi emas batangan mengalami peningkatan mencapai 39,71 ton hingga Februari 2020, dibandingkan periode yang sama di 2019 yang hanya mencapai 36,3 ton.

Produksi untuk periode tersebut termasuk diantaranya! 31,75 ton emas yang ditambang.

Baca: Sanksi AS Bikin Rusia Ikuti Jejak China, Ngegas Produksi Emas

Penambangan yang menyertainya naik menjadi 2,85 ton, sementara penambangan sekunder sedikit turun menjadi 5,11 ton.

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (21/6/2020), data statistik menunjukkan bahwa produksi perak yang ditambang juga meningkat selama periode tersebut menjadi 142,30 ton secara tahunan atau year on year (yoy).

Baca: Harga Emas Jumat, 19 Juni 2020 Turun Jadi Rp 895.000 per Gram, Berikut Rinciannya

Rusia pun terus menimbun emas dalam cadangan nasionalnya yang mencapai 566 miliar dar Amerika Serikat (AS) per 1 Mei 2020.

Kepemilikan emas batangan saja bernilai lebih dari 126 miliar dolar AS, menurut bank sentral negara itu.

Tingkat kepemilikan emas dan mata uang asing saat ini mencapai hampir 20 persen lebih tinggi dari target sebesar 500 miliar dolar AS yang ditetapkan oleh bank sentral Rusia beberapa tahun lalu.

Ambisi Rusia yang meningkat terhadap produksi logam kuning ini muncul saat negara itu bersama dengan beberapa negara lain tengah mendiversifikasikan cadangannya menjauh dari dolar AS.

Tahun lalu, Bank Sentral Rusia melaporkan bahwa bagian greenback turun dari 43,7 persen menjadi 23,6 persen dalam 12 bulan sejak Maret 2018.

Berita Populer
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved