Breaking News:

Ibadah Haji 2020

Bisnis Pembiayaan Haji Dinilai Masih Menjanjikan

Bisnis pembiayaan dana haji dinilai masih tetap prospektif di tengah tekanan ekonomi akibat merebaknya virus Covid-19.

Instagram/marco_umrah
Wukuf di Arafah yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji. Tahun ini, ibadah haji ditiadakan menyusul pandemi virus corona. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisnis pembiayaan dana haji dinilai masih tetap prospektif di tengah tekanan ekonomi akibat merebaknya virus Covid-19.

Mencermati hal itu, perusahaan pembiayaan PT MNC Guna Usaha Indonesia melalui unit usaha syariah melakukan langkah strategis serta bermitra dengan berbagai pihak.

Perseroan menggandeng Koperasi Jasa Bina Silva Karyawan Perum Perhutani untuk melakukan pembiayaan porsi haji kepada karyawan Perum Perhutani.

Bisnis pembiayaan dana haji masih tetap prospektif di tengah tekanan ekonomi akibat merebaknya virus Covid-19.
Bisnis pembiayaan dana haji masih tetap prospektif di tengah tekanan ekonomi akibat merebaknya virus Covid-19. (ist)

Baca: PBNU soal Haji 2020 Terbatas: Calon Jemaah Haji Indonesia Bisa Memahami dan Tak Berkecil Hati

“Produk pembiayaan haji menjadi salah satu produk baru yang diharapkan mampu untuk mengangkat kinerja unit usaha syariah dari PT MNC Guna Usaha Indonesia,” kata Henri Gunawan, Direktur PT MNC Guna Usaha Indonesia dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Menurut Henri, produk terbaru perseroan merupakan upaya penyeimbang portofolio bisnis terhadap pembiayaan sektor produktif dan konsumtif.

"Dalam hal pembiayaan dana haji ini, kita targetkan untuk 18 ribu karyawan, yang nantinya bisa mengajukan pembiayaan di koperasi Perum Perhutani,” ujarnya.

Baca: Arab Saudi Putuskan Adakan Ibadah Haji Terbatas, Begini Sikap Menteri Agama RI

Sementara itu, Ketua Koperasi Jasa Bina Silva Karyawan Perhutani Kantor Pusat, Indrianto Suhardi menyatakan pihaknya akan membantu memasarkan produk tersebut.

"Kami dari koperasi tentu saja akan memetakan dulu target-target yang ada di korporasi kami. Pihak mana saja yang jadi target kita, kemudian setelah itu karena ada sub mitra kita juga bekerja sama dengan unit dan divisi-divisi," ujarnya.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved