Breaking News:

Virus Corona

Sri Mulyani Singgung Maling Anggaran Covid-19 saat Rapat Bareng DPR

menteri-menteri menjadi sangat hati-hati dalam menggunakan anggaran tersebut hingga mengantisipasi potensi adanya maling uang negara

Dokumen Biro KLI Kementerian Keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menkeu mengatakan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak Covid-19 akan diperpanjang hingga Desember. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan akuntabilitas dalam menyalurkan anggaran penanganan virus corona atau Covid-19 jadi penting di mata Presiden Joko Widodo.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, menteri-menteri menjadi sangat hati-hati dalam menggunakan anggaran tersebut hingga mengantisipasi potensi adanya maling uang negara.

Baca: Terawan, Juliari hingga Tim Menteri Ekonomi Disebut Berpeluang Direshuffle oleh Jokowi

"Biasanya yang berniat baik paling khawatir. Sedangkan, kalau memang niat maling tetap kerja keras dan kalau niat baik itu sangat hati-hati dan jadi dilema untuk kita lakukan," ujarnya saat rapat bersama Komisi XI DPR, Senin (29/6/2020).

Karena itu, kata Sri Mulyani, dirinya mengeluarkan berbagai aturan supaya menteri-menteri dapat menggunakan dana tersebut secara bertanggungjawab.

"Kalau penempatan anggaran, paling tidak saya jamin di tingkat saya dan dirjen tidak masalah," katanya.

Baca: Ekonom Indef Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Sulit 2-3 Tahun ke Depan

Sementara untuk tata kelola di kementerian, dia menjelaskan, landasan hukum menjadi acuan agar tidak ada oknum bertindak abuse of power atau menyalahgunakan kekuasaan.

"Posisi orang-orang lakukan abuse atau menyalahgunakan antara kebijakan, implementasi, dan instrumen landasan hukum. Jadi, ini sesuatu yang melingkupi keseluruhan kementerian dan lembaga," pungkasnya.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved