Breaking News:

Riset SEA Group: UMKM Indonesia Mulai Aktif Adaptasi di Era Kebiasaan Baru

UMKM juga mengubah strategi produksi dan jenis barang untuk memenuhi permintaan pasar yang dinamis.

TRIBUN/HO
Ketua Umum APBI-ICMA (Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia) periode 2018-2021 terpilih Pandu Patria Sjahrir memberikan sambutan usai pemilihan Ketua Umum dalam Musyawarah Anggota APBI di Jakarta, Kamis (12/4/2018). APBI yang beranggotakan 152 perusahaan pertambangan dan perusahaan jasa pertambangan batubara berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kondisi investasi yang kondusif di industri pertambangan batubara, dan berkontribusi positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Komisaris SEA Group Indonesia, Pandu Patria Sjahrir menyampaikan hasil riset pihaknya bahwa UMKM di Indonesia telah mulai aktif beradaptasi dalam kondisi kebiasaan baru.

Menurutnya, pandemi Covid-19 menuntut pola konsumsi masyarakat berubah ke digital.

"UMKM sudah meningkatkan pemanfaatan digital. Hasil survei, 50 persen pelaku usaha berjualan lebih aktif di platform e-commerce, 1 dari 5 adalah pengguna baru e-commerce," kata Pandu saat konferensi pers virtual, Kamis (2/7/2020).

Baca: Keponakan Luhut Binsar Panjaitan Resmi Menjabat Sebagai Komisaris BEI

Pelaku usaha yang menjajaki market online beragam di antaranya industri rumahan dan student entrepreneur yang membantu ekonomi keluarga dalam sektor retail, pertanian, ataupun kesehatan.

UMKM juga mengubah strategi produksi dan jenis barang untuk memenuhi permintaan pasar yang dinamis.

"Beberapa pelaku usaha mulai memproduksi barang yang populer seperti masker dan hand sanitizer," tutur Pandu.

Menurutnya, setelah pandemi Covid-19 berakhir, tren peningkatan pemanfaatan digital akan terus berlanjut.

Dari hasil risetnya, sekitar 70 persen pelaku UMKM akan terus memanfaatkan media digital melalui platform e-commerce (berjualan dan berbelanja).

"Oleh karenanya transformasi digital menjadi suatu kebutuhan untuk mengembangkan usaha," kata pria yang juga Komisaris Bursa Efek Indonesia periode 2020-2023 tersebut.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved