Breaking News:

Anjloknya Saham Perbankan Tekan IHSG dan Berbalik Melemah

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, saham-saham sektor infrastruktur minus 0,85 persen dan keuangan minus 0,69 persen.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan memotret layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (5/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup berbalik melemah minus 0,46 persen atau turun 23,38 poin ke level 5.052,79 dari sempat menguat 0,7 persen.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, saham-saham sektor infrastruktur minus 0,85 persen dan keuangan minus 0,69 persen menekan pergerakan IHSG.

"Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) minus 1,27 persen, PT XL Axiata Tbk (EXCL) minus 1,35 persen, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) minus 1,61 persen, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) minus 1,87 persen terkoreksi cukup dalam," ujarnya, Kamis (9/7/2020).

Investor, kata Lanjar, seakan melakukan aksi ambil untung setelah sebelumnya IHSG bergerak optimis didorong oleh kedua sektor tersebut.

Baca: OJK: Modal Asing Masuk ke Bank Lokal karena Pemilik Lama Tidak Mampu Suntik Modal Baru

Sementara itu, investor asing melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 131,43 miliar meskipun rupiah bergerak menguat 0,10 persen ke level Rp 14.395 per dolar Amerika Serikat (AS).

Baca: Pernyataan Erick Thohir Bawa IHSG Terbang ke Atas 5.000

Disisi lain, mayoritas indeks saham Asia ditutup pada zona hijau yakni Nikkei menguat 0,40 persen, Hang Seng 0,31 persen, dan CSI300 1,40 persen.

"Indeks Asia naik karena investor tetap percaya pada kebijakan pemerintah dalam mendukung pemulihan ekonomi," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved