Breaking News:

Kookmin Mau Beli Mayoritas Saham Bukopin Disebut Bentuk Kepercayaan Investor Asing saat Pandemi

"Masuknya KB Kookmin untuk membeli saham Bank Bukopin disaat pandemi Covid-19 itu sebuah bentuk kepercayaan investor luar negeri," katanya

Ist
Bank Bukopin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono tak sependapat dengan sesama kader Gerindra lainnya, yakni Ferry Juliantono terkait penolakan rencana masuknya KB Kookmin Bank asal Korea Selatan untuk menjadi pemegang saham pengendali (PSP) di Bank Bukopin.

Arief justru menilai rencana masuknya KB Kookmin Bank adalah bukti percayanya investor asing atau luar negeri terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Baca: PUT V Bank Bukopin Dapat Pernyataan Efektif dari OJK

"Masuknya KB Kookmin untuk membeli saham Bank Bukopin disaat pandemi Covid-19 itu sebuah bentuk kepercayaan investor luar negeri pada pemerintahan Jokowi," ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2020).

Arief berpendapat masuknya KB Kookmin Bank dapat mengatasi persoalan keringnya likuiditas Bank Bukopin yang disebabkan pembiayaan proyek-proyek dan usaha dari group yang memegang saham di bank yang memfokuskan usahanya di sektor UKM itu.

Adapun, kata dia, pembiayaan kredit itu diduga macet sehingga menyebabkan Non Performing Loan (NPL) Bank Bukopin menjadi tinggi.

Oleh karenanya, Arief menyarankan Ferry Juliantono untuk melakukan pembelian saham di pasar saham jika memang serius membangun Bank Bukopin.

Apalagi Bank Bukopin saat ini telah menjadi perusahaan terbuka atau TBK.

"Keinginan Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) dan Induk Koperasi lainnya yang ingin membeli saham Bank Bukopin bisa dilakukan melalui pasar saham. Sebab Bank Bukopin sudah menjadi Bank TBK. Tak perlu melalui aksi-aksi demo ke Kementerian Keuangan," pungkasnya.

Baca: OJK Siap Hadapi Gugatan Hukum dari Bosowa terkait Bank Bukopin

Diketahui, Ferry Juliantono dengan mengatasnamakan Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) berencana menggelar aksi demontrasi untuk menuntut agar Menteri Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatalkan rencana KB Kookmin Bank yang menjadi pemegang saham pengendali (PSP) di PT Bank Bukopin TBK.

Dalam aksinya, Ferry mengajak masyarakat dan semua pihak menjaga kepentingan nasional di Bank Bukopin, serta membuka kembali opsi pembelian saham Bank Bukopin oleh gerakan koperasi dan pemerintah.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved