Breaking News:

PSBB Jakarta Tak Pengaruhi Animo Emiten, Tujuh Perusahaan Catatkan Saham Perdana di BEI

Penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak mempengaruhi optimisme pelaku pasar.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020). Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama periode 7 – 11 September, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali bergairah dengan diramaikan 7 pencatatan saham dan 11 obligasi perusahaan dalam sepekan.

PH Sekretaris Perusahaan BEI I Gusti Agung Alit Nityaryana mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak mempengaruhi optimisme pelaku pasar.

"Kembali PSBB tdak mengurungkan niat perusahaan untuk mencari sumber pendanaan di pasar modal
Indonesia," ujarnya, Sabtu (12/9/2020).

Agung menjelaskan, mulai pada Senin pekan ini terdapat 3 pencatatan saham, yaitu oleh PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI), PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) dan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) sebagai perusahaan tercatat ke-38, ke-39, dan ke-40 pada tahun 2020.

Baca: DPR Sayangkan Pernyataan Airlangga, Sebut IHSG Anjlok karena Kebijakan PSBB Ketat Anies Baswedan

Hari berikutnya atau Selasa, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) dan PT Soho Global Health Tbk (SOHO) dicatatkan di BEI dan menjadi perusahaan tercatat ke-41 dan ke-42.

Sementara pada Kamis, terdapat pencatatan 2 saham baru di BEI yaitu PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) dan PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK).

"Keduanya sebagai perusahaan tercatat ke-43 dan ke-44 di BEI pada tahun 2020," pungkas Agung.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved