Breaking News:

Virus Corona

Jika Langgar Protokol Kesehatan, Ojol di Kota Tangerang Akan Didenda Rp 100.000

Ojek online (ojol) di Kota Tangerang akan dikenakan denda jika melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tribunwow/kolase
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Ojek online (ojol) di Kota Tangerang akan dikenakan denda jika melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Berdasarkan Peraturan Wali (Perwal) Kota Tangerang Nomor 70 Tahun 2020 Pasal 14 ayat 3, pengemudi ojol yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan dikenakan sanksi.

Sanksi tersebut berupa kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum paling lama dua jam atau denda sebesar Rp 100.000.

"Pemberian sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat 3 dilakukan oleh Dinas Perhubungan dengan didampingi oleh kepolisian," tulis perwal tersebut.

Baca: Pemprov DKI Minta Operator Kosongkan Order ke Driver Ojol yang Berkerumun Selama PSBB Total

"Dari sekian banyak sanksi bisa kita pilih yang lebih persuasif seperti kerja sosial membersihkan fasilitas umum," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar.

Namun tidak tertutup kemungkinan sanksi denda akan diterapkan jika pelanggar memang memilih untuk membayar denda.

Apabila pelanggaran protokol kesehatan disebabkan tidak terpenuhinya persyaratan dari pihak aplikator, seperti sekat pembatas penumpang yang semestinya disediakan aplikator, Wahyudi akan melakukan teguran kepada aplikator.

"Kami akan tegur aplikatornya," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan"

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved