Breaking News:

Virus Corona

Ribuan Restoran di Mal Tumbang akibat Kesulitan Bayar Biaya Operasional, November Diperkirakan Tutup

Kafe dan resto yang berguguran, sudah pasti akan memberatkan pengelola mal. Alphonzus meminta pengusaha mal tetap berupaya keras bertahan.

Tribunnews/Herudin
Suasana sepi dan banyak toko yang tutup pada salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan telah terjadi deflasi selama tiga bulan berturut-turut sejak Juli hingga September 2020 sehingga membuat daya beli masyarakat menurun akibat pandemi virus corona. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak gerai makanan, kafe serta restoran yang berada di pusat perbelanjaan atau mal mulai berguguran.

Penyebabnya karena pelaku usaha sudah tidak lagi mampu untuk membayar berbagai biaya operasional yang ada.

Padahal, sebelumnya gerai restoran lebih memilih hanya menutup sementara.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan kendala yang dihadapi kafe, gerai makanan dan restoran utamanya karena tidak dapat melayani take away, sedangkan di Jakarta diterapkan larangan dine in.

"Yang tidak bisa melayani delivery order akan tutup sementara dan 20 persen akan tutup permanen lebih banyak di mal kelas menengah," kata Alphonzus saat dihubungi Tribun, Jumat (9/10/2020).

Namun begitu, dia enggan menyebut kafe dan resto apa saja yang akan eksodus akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Kafe dan resto yang berguguran, menurutnya, sudah pasti akan memberatkan pengelola mal.

Alphonzus meminta pengusaha mal tetap berupaya keras bertahan dalam kondisi sulit ini.

Baca: Situasi Pelik, Kafe dan Resto Mulai Tutup Permanen di Mal Kelas Menengah

"Akan menjadi sulit kalau para penyewa banyak yang berguguran. Kelangsungan Pusat Perbelanjaan dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah kelangsungan para penyewanya," ujarnya.

Dia menambahkan para pelaku usaha dan khususnya pusat perbelanjaan Indonesia telah merasakan resesi ekonomi sejak beberapa bulan terakhir di mana tingkat kunjungan merosot tajam akibat hanya diperkenankan beroperasi secara terbatas.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved