New Normal, Pemilik Brand Perlu Lebih Inovatif Manfaatkan Platform Digital
Inovasi dan kreativitas pemilik merek menyikapi fenomena kenormalan baru akan membawa brand menjadi semakin dikenal masyarakat di platform digital
Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Era Kenormalan Baru telah memantapkan kebiasaan masyarakat dan perilaku konsumen ke ranah digital. Keterikatan masyarakat dengan teknologi digital yang semakin dalam dan masif harus dimanfaatkan oleh perusahaan untuk meningkatkan engagement terhadap konsumen.
Fenomena ini menurut Tri Raharjo, Chief Executive Officer (CEO) Tras N Co Indonesia mendatangkan tantangan sekaligus peluang baru bagi para pemilik merek (brand) di berbagai sektor industri.
"Pelaku brand dituntut lebih kreatif dan inovatif memanfaatkan teknologi digital dalam mengidentifikasi tren, perkembangan bisnis, kebutuhan dan keinginan konsumen," ungkap Tri Raharjo dalam konferensi pers virtual Indonesia Digital Popular Brand Award di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
Tri Raharjo menambahkan, inovasi dan kreativitas pemilik merek menyikapi fenomena kenormalan baru akan membawa brand menjadi semakin dikenal masyarakat di platform digital sekaligus dan menjadi kunci memenangkan persaingan yang semakin sengit.
Untuk mengakomodir perkembangan tersebut, media INFO BRAND bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia sebagai entitas yang kredibel dalam penelitian brand di tanah air serta IMFocus Digimarketing Consultant selaku Certified Google Partner kembali menghadirkan penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2020, sebuah penghargaan bergengsi bagi brand-brand di Indonesia yang telah sukses membangun popularitas serta meningkatkan aktifitas brand-nya melalui media digital atau internet.
Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah Republik Indonesia dalam memutus rantai penyebaran COVID-19, penghargaan yang mengusung tema “Branding in the New Normal” ini diselenggarakan melalui video conference dengan konsep e-awarding ceremony.
Tri mengatakan sejumlah brand dinilai telah berhasil membangun mereknya di ranah digital. Mereka dinilai telah sukses membangun top of digital awereness, top of digital search, top of digital traffic serta meningkatkan engagement brand melalui media digital atau internet sehingga unggul dan populer dibanding brand lainnya.
Baca juga: Brand Kosmetik Miliknya Melejit, Gisella Anastasia Berencana Bangun Bisnis Lain
Menurut Tri Raharjo, para peraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2020 adalah brand-brand yang telah beradaptasi dengan baik terhadap era disruptif teknologi saat ini.
Pelaku brand tidak hanya semakin kreatif dalam berfikir dan bertindak, namun juga konsisten dari upaya memaintain digital brand secara berkesinambungan dalam membangun dan membesarkan mereknya.
“Dengan kata lain, setiap brand perlu terus bergerak cepat dan lincah mengikuti arah perubahan lingkungan bisnis dalam menyongsong era revolusi industri generasi keempat ini," ujarnya.
"Kemajuan sebuah brand sangat ditentukan oleh bagaimana cara kita untuk mampu adaptif terhadap perkembangan zaman, kemudian menghadirkan brand ke hadapan pelanggan potensial melalui cara yang mudah dan simpel,” kata Tri Raharjo.
Untuk menentukan para peraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2020, pihaknya telah melakukan Survei Indonesia Digital Popular Brand Index 2020 selama rentang Juni 2020 – Agustus 2020 kepada 235 kategori produk dan lebih dari 1.500 brand tersurvei di Indonesia.
Baca juga: Pemain Belakang Persikabo 1973 itu Memiliki Bisnis Minuman Teh yang Diberi Nama Thaeteata28
Pihaknya menggunakan tiga parameter penilaian yakni Search Engine Based, Social Media Based dan Website Based.
Dari hasil survei yang dilakukan Tras N Co Indonesia bekerjasama dengan IMFocus, dari data 235 kategori tersurvei menemukan 10 kategori teratas dalam daftar Ulasan Halaman Mesin Pencari Terbanyak dan Rata-Rata Pencarian Terbanyak.
Sepuluh kategori dengan ulasan halaman mesin pencari, kategori vitamin C mendominasi dengan persentase mencapai 46,70%.
Disusul kemudian kategori Sepeda 16,95%, Blender 11,00%, Lampu LED 6,31%, Kipas Angin 4,96%, Vitamin E 3,94%, Madu 3,80%, Mixer 2,69%, Sepeda Lipat 2,29%, dan SPBU 1,36%.
Sementara, 10 kategori dengan rata-rata pencarian terbanyak berdasarkan survei, kategori Sepeda mendominasi pencarian dengan persentase 30,15%.
Lalu, kategori Vitamin C 26,68%, Vitamin E 12,89%, Blender 9,91%, Mixer 6,44%, Kipas Angin 4,56%, Madu 4,05%, SPBU 2,26%, Lampu LED 1,74%, Sepeda Lipat 1,33%.
Brand-brand yang berhasil menjadi juara digital dan meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2020 yaitu; Haan (Bahan Kue Instan), Prenagen (Susu Ibu Hamil), Lovamil (Susu Ibu Hamil), Cap Kapal (Garam Dapur), Pacific (Sepeda Dewasa dan Seda Lipat).
Lalu, Oxone (Pisau Dapur, Microwave, Setrika, Panci Presto, Blender, Mixer dan Juicer), HIPPO (Powerbank), Freshcare (Minyak Angin Aromatherapy), Madu TJ (Madu), Hot In Cream (Cream Otot).
Baca juga: Samsung Kenalkan Tiga Lini Produk Home Appliances Baru untuk Solusi Hidup Sehat
Kemudian, Plossa (Minyak Angin Aromatherapy), Vegeta (Obat Pelancar BAB), Adem Sari (Larutan Penyegar Panas Dalam), Antis (Hand Sanitizer), Soffell (Lotion Anti Nyamuk), Bussan Auto Finance (Pembiayaan Mesin Pertanian dan Pembiayaan Fleet).
Berikutnya adalah Sharp (Air Purifier, Microwave, Blender, Dispenser Listrik, Pemanggang Roti, Air Cooler, dan Air Conditioner). Tekiro (Hand Tools), Milkita (Permen Susu), Campina (Toko Es Krim), Enervon-C (Vitamin C), Natur-E (Vitamin E), Mandiri Utama Finance (Pembiayaan Fleet), My Republic (Internet Berlangganan), Zee (Susu Tulang), POS Indonesia (Jasa Pengiriman Uang Non Bank).
Lalu, Confidence (Adult Diapers), Sweety (Popok Bayi), Good Day (Kopi Dalam Kemasan Siap Minum), Artline (Spidol Warna), TrueMoney (Jasa Pengiriman Uang Non Bank) dan Sasa (Sambal Terasi Siap Pakai).
Penghargaan Special Category diberikan kepada Perguruan Tinggi Negeri untuk kategori Magister Manajemen yakni; Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/indonesia-digital-popular-brand-award.jpg)